Update: Kamis, 8 Oktober 2026

BABP

PT. Bank MNC Internasional Tbk.

Rp 28
-6.67%
Volume
234.723 lot
MA 5
29
MA 20
42
RSI
7.69
High
31
Low
28
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.27%
Support (10d)
27
Resistance (10d)
50
Volume Trend (10d)
+65,550.6%
Score
60
Win Rate (30d)
3.33 %
P/L (30d)
-44.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (7.7) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 25.482 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BABP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 7.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp27, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp50.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 29 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 31 - 32 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 26 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan

Dalam dunia saham, terutama ketika menganalisis emiten sektor keuangan seperti bank, perusahaan pembiayaan, atau multifinance, para investor sering kali berfokus pada rasio likuiditas dan profitabilitas. Namun, ada satu rasio yang sangat krusial namun kerap luput dari perhatian: Loan to Value (LTV). Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu rasio LTV, bagaimana cara kerjanya, serta mengapa rasio ini menjadi salah satu indikator risiko terpenting dalam menilai kesehatan perusahaan keuangan. Apa Itu Rasio LTV? Secara sederhana, Loan to Value (LTV) adalah rasio yang membandingkan jumlah pinjaman yang diberikan dengan nilai agunan (jaminan) yang digunakan oleh debitur. Rumus dasarnya adalah: LTV = (Jumlah Pinjaman / Nilai Agunan) x 100% Contoh: Jika sebuah perusahaan pembiayaan memberikan pinjaman sebesar Rp70 juta untuk pembelian mobil seharga Rp100 juta, maka rasio LTV...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  2. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  3. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  4. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  5. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  6. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  7. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  8. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  9. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  10. Mengidentifikasi Black Swan Risk: Melindungi Portofolio dari Peristiwa Langka yang Dahsyat

TradingView Chart - BABP