Update: Senin, 5 Oktober 2026

BABY

PT. Multitrend Indo Tbk.

Rp 187
0.00%
Volume
9.337 lot
MA 5
186
MA 20
198
RSI
27.91
High
191
Low
181
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.79%
Support (10d)
177
Resistance (10d)
206
Volume Trend (10d)
-57.4%
Score
75
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-11.79 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (27.9) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.061 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BABY saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.79%. Area support terdekat berada di sekitar Rp177, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp206.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 187 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 215 - 234 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 178 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?

Return on Equity (ROE) adalah salah satu rasio paling populer di dunia investasi. Rumusnya sederhana: laba bersih dibagi ekuitas pemegang saham. Semakin tinggi ROE, semakin efisien perusahaan dalam menghasilkan laba dari modal yang ditanamkan pemilik. Namun, investor pemula sering membuat kesalahan fatal: membandingkan ROE antar sektor secara mentah. Mereka melihat bank dengan ROE 15% dan pabrik semen dengan ROE 15%, lalu menyimpulkan keduanya sama baiknya. Kesimpulan itu keliru. Artikel ini akan membedah secara mendalam perbedaan interpretasi ROE antara sektor keuangan (bank dan asuransi) dengan sektor manufaktur, serta bagaimana Anda sebagai investor harus menyikapinya. Mengapa ROE Tidak Bisa Dibandingkan Langsung Antar Sektor? Akar perbedaannya terletak pada struktur aset dan sumber pendanaan. Perusahaan manufaktur memiliki pabrik, mesin, dan inventaris. Perusahaan keuangan memiliki pinjaman yang diberikan (bank) atau...

Artikel menarik lainnya:

  1. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  2. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  3. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  4. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart
  5. Menggunakan Akun Demo dengan Uang Sungguhan Mental: Rahasia Melatih Emosi Tanpa Menguras Dompet
  6. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  7. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  8. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  9. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  10. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi

TradingView Chart - BABY