Update: Jumat, 22 Mei 2026

BACA

PT. Bank Capital Indonesia Tbk.

Rp 124
+1.64%
Volume
17.551 lot
MA 5
127
MA 20
135
RSI
26.67
High
128
Low
116

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.45%
Support (10d)
116
Resistance (10d)
145
Volume Trend (10d)
+22.3%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-5.34 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (26.7) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 654 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BACA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.45%. Area support terdekat berada di sekitar Rp116, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp145.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 126 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 136 - 143 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 115 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola konsolidasi berbentuk segitiga atau wedge. Ada pola yang paling sederhana dan paling mudah dikenali: Rectangle, atau pola kotak. Rectangle adalah pola konsolidasi di mana harga bergerak di antara dua garis horizontal – support di bawah dan resistance di atas – membentuk area seperti persegi panjang atau kotak. Pola ini mencerminkan periode ketidakpastian di mana pembeli dan penjual saling bertarung dalam rentang harga yang terbatas. Rectangle dapat berfungsi sebagai pola kelanjutan (continuation) maupun pola pembalikan (reversal), tergantung pada arah breakout yang terjadi. Dalam artikel ini, kita akan membahas kedua versi Rectangle: Rectangle Bullish (breakout ke atas) dan Rectangle Bearish (breakout ke bawah). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Rectangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  2. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  3. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  4. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  5. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas
  6. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  7. Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika
  8. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  9. Capex vs Maintenance Capex: Membedakan Investasi Ekspansi dan Biaya Pemeliharaan
  10. Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan

TradingView Chart - BACA