Update: Rabu, 10 Juni 2026

BACA

PT. Bank Capital Indonesia Tbk.

Rp 108
+2.86%
Volume
28.480 lot
MA 5
106
MA 20
122
RSI
22.73
High
110
Low
103
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.99%
Support (10d)
91
Resistance (10d)
127
Volume Trend (10d)
+10.9%
Score
55
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-26.03 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (22.7) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.359 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BACA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.99%. Area support terdekat berada di sekitar Rp91, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp127.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 127 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 140, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 91 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif

Selama bertahun-tahun, investor dihadapkan pada dua pilihan yang tampak berseberangan: investasi pasif (mengikuti indeks dengan bobot kapitalisasi pasar) atau investasi aktif (memilih saham berdasarkan analisis untuk mengalahkan pasar). Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, sejak awal 2000-an, muncul kategori ketiga yang menggabungkan yang terbaik dari kedua dunia: Smart Beta. Strategi ini tetap berpegang pada pendekatan indeks (sistematis, transparan, biaya rendah), tetapi aturan pembobotannya tidak lagi berdasarkan kapitalisasi pasar, melainkan berdasarkan karakteristik fundamental atau faktor-faktor tertentu. Artikel ini akan membahas apa itu smart beta, bagaimana cara kerjanya, perbedaannya dengan indeks tradisional, serta kelebihan dan kekurangannya. Apa Itu Smart Beta? Istilah "Smart Beta" sebenarnya adalah nama pemasaran. Akademisi lebih suka menyebutnya strategi indeks alternatif atau indeks berbasis aturan (rule-based indexing). Definisi sederhana: Smart Beta adalah indeks...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  2. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  3. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  4. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  5. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  6. Receivable Turnover: Mengungkap Bahaya Piutang Macet di Balik Laporan Keuangan
  7. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  8. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  9. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  10. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan

TradingView Chart - BACA