Update: Kamis, 15 Oktober 2026

BBLD

PT. Buana Finance Tbk.

Rp 665
-0.75%
Volume
2 lot
MA 5
667
MA 20
665
RSI
54.55
High
665
Low
665
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.77%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
735
Volume Trend (10d)
+36.0%
Score
75
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-4.32 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 20 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBLD saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.77%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp735.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 665 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 765 - 831 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 632 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal

Dalam dunia investasi, kita sering mendengar nasihat klasik: "Jangan terlalu agresif, jangan terlalu konservatif. Ambil posisi moderat." Namun, ada strategi yang justru menolak jalan tengah tersebut. Namanya Strategi Barbell. Terinspirasi dari bentuk barbel (angkat beban) yang memiliki dua ujung berat dan batang tipis di tengah, strategi ini mengalokasikan portofolio secara ekstrem: sebagian besar di aset super aman, sebagian kecil di aset super berisiko — dan hampir tidak ada di kelas menengah. Pendekatan ini dipopulerkan oleh penulis dan mantan trader bernama Nassim Taleb (karya terkenalnya: The Black Swan). Taleb berargumen bahwa kelas menengah (misalnya saham blue chip biasa atau obligasi korporasi menengah) justru paling berbahaya karena memberi ilusi keamanan tetapi tetap bisa hancur saat krisis. Apa Itu Strategi Barbell? Secara sederhana, strategi barbell membagi portofolio menjadi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  2. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  3. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  4. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  5. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor
  6. Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?
  7. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  8. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  9. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  10. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan

TradingView Chart - BBLD