Update: Jumat, 22 Mei 2026

BBLD

PT. Buana Finance Tbk.

Rp 620
+1.64%
Volume
696 lot
MA 5
625
MA 20
660
RSI
33.33
High
645
Low
565

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.63%
Support (10d)
565
Resistance (10d)
730
Volume Trend (10d)
+17.0%
Score
40
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-11.43 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (33.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 46 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBLD saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.63%. Area support terdekat berada di sekitar Rp565, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp730.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 565, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang

Dalam dunia investasi saham, kita sering mendengar pepatah: "Beli saat murah, jual saat mahal." Namun untuk saham siklikal – seperti otomotif, tambang, properti, dan komoditas – menerapkan pepatah ini secara terbalik justru bisa lebih menguntungkan. Mengapa? Karena laba perusahaan siklikal sangat fluktuatif mengikuti siklus ekonomi. Di puncak siklus (boom), laba melonjak tinggi sehingga PER terlihat sangat murah (4x-6x). Di lembah siklus (bust), laba anjlok atau bahkan rugi sehingga PER terlihat sangat mahal (20x-30x+ atau tidak terdefinisi). Investor pemula sering terjebak: membeli saat PER murah (di puncak siklus) lalu merugi saat siklus berbalik. Investor cerdas melakukan sebaliknya: membeli saat PER mahal (di lembah siklus) ketika prospek masih suram, dan menjual saat PER murah (di puncak siklus) ketika euforia pasar mencapai puncaknya. Artikel ini akan membahas secara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  2. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  3. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  4. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  5. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  6. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  7. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  8. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  9. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  10. Psikologi Ketika Portofolio Turun 30%: Di Titik Terdalam, Karakter Anda Diuji

TradingView Chart - BBLD