Update: Jumat, 2 Oktober 2026

BBLD

PT. Buana Finance Tbk.

Rp 670
+1.52%
Volume
768 lot
MA 5
662
MA 20
665
RSI
60.00
High
685
Low
660
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.25%
Support (10d)
655
Resistance (10d)
715
Volume Trend (10d)
-46.4%
Score
45
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-1.47 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (60.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBLD saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 60.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.25%. Area support terdekat berada di sekitar Rp655, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp715.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 655, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat

Setiap trader yang pernah belajar analisis teknikal pasti mengenal garis tren (trendline). Satu garis yang menghubungkan titik-titik tertinggi atau terendah, membantu menentukan arah dan momentum pasar. Namun, pernahkah Anda membayangkan apa yang terjadi ketika banyak garis tren yang berbeda justru bertumpuk di area yang sama? Fenomena ini disebut Stacked Trendline atau Trendline Stack. Ia terjadi ketika beberapa garis tren dari periode waktu berbeda, kerangka waktu berbeda, atau titik referensi berbeda, semuanya berkumpul di area harga yang sempit. Stacked trendline bukanlah kebetulan. Ini adalah pertemuan kekuatan analitis yang memberi sinyal bahwa suatu level harga memiliki signifikansi luar biasa. Ketika banyak garis tren "menumpuk" di satu area, level tersebut menjadi seperti tembok benteng—sangat sulit ditembus. Dan ketika akhirnya ditembus, pergerakan yang terjadi biasanya eksplosif. Apa Itu...

Artikel menarik lainnya:

  1. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula
  2. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  3. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  4. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  5. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  6. CAR (Capital Adequacy Ratio): Benteng Pertahanan Kesehatan Bank
  7. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  8. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  9. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  10. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara

TradingView Chart - BBLD