Update: Senin, 5 Oktober 2026

KIAS

PT. Keramika Indonesia Assosiasi Tbk.

Rp 21
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
21
MA 20
21
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Bollinger Bands yang menggunakan standar deviasi, kini saatnya mengenal saudaranya yang menggunakan konsep berbeda: Keltner Channel (atau Keltner Channels). Keltner Channel dikembangkan oleh Chester Keltner pada tahun 1960-an, kemudian dimodifikasi oleh Linda Bradford Raschke pada tahun 1980-an menjadi versi yang populer saat ini. Berbeda dengan Bollinger Bands yang menggunakan standar deviasi (dipengaruhi oleh volatilitas ekstrem), Keltner Channel menggunakan Average True Range (ATR) untuk menentukan lebar pita. Hasilnya adalah pita yang lebih halus, tidak se-"ekstrem" Bollinger Bands, tetapi sangat baik untuk mengidentifikasi tren dan breakout dalam konteks volatilitas yang lebih stabil. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Keltner Channel, mulai dari cara perhitungan, perbedaan dengan Bollinger Bands, interpretasi dasar, pola-pola penting, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  2. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  3. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  4. Rasio Persistensi Polis: Indikator Kunci Sehat Tidaknya Lini Bisnis Asuransi bagi Investor
  5. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  6. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  7. Backlog: Detak Jantung Perusahaan Infrastruktur
  8. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  9. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  10. Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda

TradingView Chart - KIAS