Update: Senin, 5 Oktober 2026

BBNI

PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Rp 3.460
+1.17%
Volume
267.875 lot
MA 5
3.424
MA 20
3.618
RSI
20.41
High
3.480
Low
3.410
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.14%
Support (10d)
3.380
Resistance (10d)
3.640
Volume Trend (10d)
-11.0%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-5.98 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (20.4) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -44.383 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBNI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 20.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.380, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.640.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 3.640 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 4.004, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 3.380 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan

Di antara sekian banyak pos dalam laporan keuangan, piutang pihak berelasi adalah salah satu yang paling sering diabaikan oleh investor ritel. Ia biasanya tersembunyi di antara baris "piutang usaha" atau disajikan sebagai pos terpisah dengan angka yang tampak tidak signifikan. Namun, di balik angka itu, bisa tersimpan risiko besar: penyaluran dana tanpa pengawasan, potensi kecurangan, hingga pengurasan aset perusahaan secara sistematis. Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu piutang pihak berelasi, mengapa ini bisa menjadi bom waktu, bagaimana mendeteksinya, serta langkah konkret yang harus Anda ambil sebagai investor. 1. Apa Itu Piutang Pihak Berelasi? Pihak berelasi adalah pihak yang memiliki hubungan istimewa dengan perusahaan, baik melalui kepemilikan, pengelolaan, atau hubungan keluarga. Definisi ini mencakup: Pemegang saham utama (biasanya >20% kepemilikan) Direksi dan komisaris serta anggota...

Artikel menarik lainnya:

  1. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  2. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  3. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  4. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  5. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  6. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  7. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  8. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  9. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor
  10. Analisis Shareholder Yield: Mengukur Pengembalian Total yang Sesungguhnya

TradingView Chart - BBNI