Update: Jumat, 22 Mei 2026

BBNI

PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Rp 3.780
-0.53%
Volume
250.453 lot
MA 5
3.798
MA 20
3.826
RSI
48.91
High
3.810
Low
3.750

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.75%
Support (10d)
3.730
Resistance (10d)
3.990
Volume Trend (10d)
-9.5%
Score
15
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (48.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5.284 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBNI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.75%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.730, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.990.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 3.544 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance

Dalam analisis teknikal, terutama dalam metodologi Wyckoff, terdapat sebuah pola yang merupakan kebalikan dari The Spring Pattern. Pola ini disebut The Upthrust (atau Upthrust Pattern). Upthrust adalah pergerakan harga yang naik sejenak di atas level resistance yang tampak jelas—menciptakan euforia di antara trader yang berpikir bahwa resistance telah ditembus—hanya untuk segera berbalik arah dan turun tajam kembali di bawah level resistance tersebut. Nama "Upthrust" menggambarkan dorongan ke atas yang gagal, seperti tombak yang diayunkan ke atas tetapi tidak dapat menembus langit-langit. Bagi trader yang memahami pola ini, Upthrust adalah kesempatan untuk menjual (atau short) di area resistance yang sudah teruji, seringkali dengan stop loss yang sangat dekat. Karakteristik The Upthrust Pattern The Upthrust adalah pola reversal bearish yang terjadi di area resistance. Harga untuk...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  2. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  3. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  4. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  5. Apa Itu SID (Single Investor Identification)? Kunci untuk Memulai Investasi Saham
  6. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  7. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  8. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio
  9. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  10. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"

TradingView Chart - BBNI