Update: Rabu, 10 Juni 2026

BBNI

PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Rp 3.450
+5.50%
Volume
2.135.418 lot
MA 5
3.272
MA 20
3.678
RSI
38.99
High
3.560
Low
3.300
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.63%
Support (10d)
2.990
Resistance (10d)
3.930
Volume Trend (10d)
+169.4%
Score
45
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-9.92 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (39.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -213.582 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBNI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.63%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.990, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.930.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 2.990, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang

Ada sebuah strategi yang sangat populer di dunia judi, yang kemudian dibawa oleh sebagian trader ke pasar saham. Namanya strategi Martingale. Konsepnya terdengar sederhana dan bahkan menggoda: setiap kali Anda kalah, gandakan posisi Anda pada transaksi berikutnya. Dengan begitu, satu kemenangan saja akan menutup semua kerugian sebelumnya dan meninggalkan keuntungan sebesar posisi awal. Kedengarannya seperti mesin uang yang sempurna, bukan? Hanya ada satu masalah: strategi ini tidak bekerja di pasar saham. Dan bagi mereka yang memaksakannya, Martingale bukanlah strategi, melainkan bunuh diri finansial yang perlahan namun pasti. Memahami Logika Martingale Mari kita pahami dulu bagaimana Martingale bekerja dalam teori. Anda memulai dengan posisi sebesar 1 unit. Jika kalah, Anda menggandakan menjadi 2 unit pada transaksi berikutnya. Jika kalah lagi, Anda menggandakan menjadi 4 unit. Jika...

Artikel menarik lainnya:

  1. Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan
  2. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  3. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  4. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  5. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  6. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  7. Valuasi Saham Perbankan dengan PBV dan ROE: Dua Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan
  8. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  9. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  10. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks

TradingView Chart - BBNI