Update: Senin, 5 Oktober 2026

BNBR

PT. Bakrie & Brothers Tbk

Rp 73
+1.39%
Volume
3.122.734 lot
MA 5
73
MA 20
84
RSI
14.81
High
75
Low
71
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.06%
Support (10d)
66
Resistance (10d)
88
Volume Trend (10d)
+11.5%
Score
50
Win Rate (30d)
16.67 %
P/L (30d)
-27.72 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (14.8) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -291.384 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BNBR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 14.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.06%. Area support terdekat berada di sekitar Rp66, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp88.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 66, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?

Pengingat Singkat: Apa Itu PBV? Sebelum mendalam, mari ingat kembali: PBV = Harga Saham / Nilai Buku per Saham PBV = 1: Harga saham sama dengan nilai buku. PBV > 1: Harga saham lebih mahal dari nilai buku. PBV < 1: Harga saham lebih murah dari nilai buku. Nilai buku adalah nilai bersih aset perusahaan jika semua aset dijual dan semua utang dilunasi. Contoh sederhana: Nilai buku per saham = Rp1.000 Harga saham = Rp800 PBV = 800 / 1.000 = 0,8x (kurang dari 1) Artinya: Anda bisa membeli perusahaan dengan harga 20% lebih murah dari nilai aset bersihnya. Secara teori, jika perusahaan dibubarkan hari ini, Anda akan mendapat Rp1.000 untuk setiap saham yang Anda beli seharga Rp800. Kedengarannya seperti kesempatan besar, bukan? Tapi tunggu...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  2. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  3. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  4. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  5. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  6. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  7. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  8. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  9. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  10. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh

TradingView Chart - BNBR