Update: Jumat, 22 Mei 2026

BNBR

PT. Bakrie & Brothers Tbk

Rp 142
+12.70%
Volume
18.727.263 lot
MA 5
146
MA 20
187
RSI
24.34
High
144
Low
118

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
6.80%
Support (10d)
118
Resistance (10d)
214
Volume Trend (10d)
+76.0%
Score
60
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
20.34 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (24.3) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 517.837 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BNBR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 24.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.80%. Area support terdekat berada di sekitar Rp118, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp214.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 145 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 156 - 163 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 132 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar

Banyak trader pemula berpikir bahwa kunci sukses trading ada pada kemampuan memilih saham yang tepat. Mereka menghabiskan berjam-jam untuk analisis fundamental dan teknikal, mencari sinyal beli yang sempurna. Namun mereka sering melupakan satu hal yang sebenarnya lebih penting dari apa pun: seberapa besar posisi yang akan mereka ambil. Inilah yang disebut position sizing atau penentuan ukuran posisi. Ini adalah keputusan tentang berapa banyak lot atau berapa persen modal yang akan Anda pertaruhkan dalam satu transaksi. Position sizing adalah pengatur risiko paling fundamental. Bahkan trader dengan analisis yang buruk sekalipun bisa bertahan lama jika position sizing-nya baik. Sebaliknya, trader dengan analisis terbaik sekalipun akan bangkrut jika position sizing-nya buruk. Artikel ini akan membahas mengapa position sizing begitu penting, bagaimana menghitungnya dengan benar, dan kesalahan-kesalahan umum yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda
  2. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  3. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  4. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  5. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  6. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  7. Refleksi Akhir Tahun: Bukan Tentang Profit, Tapi Proses
  8. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  9. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  10. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target

TradingView Chart - BNBR