Update: Jumat, 9 Oktober 2026

DOOH

PT. Era Media Sejahtera Tbk.

Rp 270
-12.90%
Volume
2.274.511 lot
MA 5
323
MA 20
370
RSI
30.08
High
310
Low
270
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.90%
Support (10d)
270
Resistance (10d)
404
Volume Trend (10d)
+58.1%
Score
50
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-17.18 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (30.1)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 36.772 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DOOH saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp270, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp404.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 270, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti

Saham perusahaan pengembang properti (developer) memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari sektor manufaktur atau konsumsi. Produk developer — mulai dari rumah tapak, apartemen, hingga kawasan industri — membutuhkan waktu bertahun-tahun dari perencanaan, konstruksi, hingga penjualan. Di tengah rentang waktu yang panjang itu, investor membutuhkan metrik yang bisa menangkap potensi pendapatan masa depan perusahaan secara utuh. Di sinilah Gross Development Value (GDV) menjadi salah satu metrik paling penting. GDV adalah mata uang yang dipakai para analis properti untuk menilai seberapa besar "kue" yang sedang dibangun oleh seorang developer. Apa Itu Gross Development Value (GDV)? GDV adalah estimasi total nilai penjualan kotor yang akan diperoleh developer dari seluruh unit properti dalam suatu proyek, setelah proyek rampung dan seluruh unit terjual. Dengan kata lain, GDV menjawab pertanyaan: "Jika...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  2. Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula
  3. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  4. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  5. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  6. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  7. Membaca Perubahan Sentimen Pasar dengan Sikap: Antara Mengikuti Arus dan Tetap Rasional
  8. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  9. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  10. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi

TradingView Chart - DOOH