Update: Jumat, 22 Mei 2026

DOOH

PT. Era Media Sejahtera Tbk.

Rp 140
+7.69%
Volume
190.898 lot
MA 5
140
MA 20
164
RSI
30.48
High
141
Low
121

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
5.03%
Support (10d)
121
Resistance (10d)
189
Volume Trend (10d)
-57.6%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
3.70 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (30.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 39.606 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DOOH saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.03%. Area support terdekat berada di sekitar Rp121, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp189.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 189 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 208, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 121 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka

Sebagai investor saham, Anda mungkin sering bertanya: "Seberapa besar kerugian maksimal yang bisa saya alami?" Pertanyaan ini sangat penting, tetapi sering dijawab dengan samar-samar seperti "bisa turun banyak" atau "tergantung kondisi pasar." Value at Risk (VaR) hadir untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan satu angka yang jelas. Dikembangkan oleh bank investasi J.P. Morgan pada 1990-an, VaR kini menjadi standar industri untuk mengukur risiko pasar. Artikel ini akan membahas konsep VaR dengan cara yang sederhana, tanpa rumus rumit, sehingga investor pemula sekalipun bisa memahaminya. Apa Itu Value at Risk (VaR)? Value at Risk adalah ukuran statistik yang menyatakan kerugian maksimum yang mungkin terjadi pada portofolio Anda dalam periode waktu tertentu, pada tingkat kepercayaan (confidence level) tertentu. Pernyataan VaR biasanya berbentuk: "Dengan tingkat kepercayaan 95%, kerugian portofolio saya...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  2. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  3. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?
  4. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  5. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  6. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  7. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  8. Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu
  9. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  10. Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham

TradingView Chart - DOOH