Update: Senin, 6 Juli 2026

RUIS

PT. Radiant Utama Interinsco Tbk.

Rp 181
-0.55%
Volume
1.719 lot
MA 5
178
MA 20
182
RSI
40.00
High
190
Low
180
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.87%
Support (10d)
170
Resistance (10d)
196
Volume Trend (10d)
-25.3%
Score
30
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-2.16 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -64 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RUIS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp170, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp196.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 162 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio

Dalam dunia investasi saham, ada satu strategi yang terdengar sangat masuk akal: ketika harga saham turun, mengapa tidak membeli lebih banyak? Dengan begitu, rata-rata harga beli Anda menjadi lebih rendah. Ketika harga kembali naik, Anda akan untung lebih cepat. Strategi ini disebut averaging down. Pada saham-saham berfundamental bagus yang hanya mengalami koreksi sementara, averaging down bisa menjadi strategi yang cerdas. Namun pada saham dengan fundamental yang rusak, averaging down bukanlah strategi. Ia adalah jalan pintas menuju kehancuran. Banyak investor pemula yang terjebak dalam perangkap ini. Mereka melihat harga saham turun 30 persen, berpikir "murah", lalu menambah posisi. Harga turun lagi 50 persen, mereka menambah lagi. Harga turun 80 persen, mereka panik, tetapi sudah terlalu dalam untuk keluar. Mereka tidak menyadari bahwa yang mereka beli bukanlah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  2. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  3. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  4. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  5. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  6. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  7. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  8. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  9. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  10. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem

TradingView Chart - RUIS