Update: Jumat, 9 Oktober 2026

KDTN

PT. Puri Sentul Permai Tbk.

Rp 472
-14.95%
Volume
39.451 lot
MA 5
563
MA 20
431
RSI
58.81
High
472
Low
472
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.71%
Support (10d)
362
Resistance (10d)
660
Volume Trend (10d)
+625.3%
Score
75
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
26.88 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 11.939 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KDTN saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.71%. Area support terdekat berada di sekitar Rp362, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp660.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 472 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 543 - 590 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 448 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula

Pernahkah Anda membuka aplikasi trading di pagi hari sebelum jam 9, lalu melihat bahwa harga saham bergerak-gerak tetapi Anda tidak bisa melakukan transaksi? Atau Anda mencoba memasang order di sore hari sekitar jam 15.00, kemudian mendapati bahwa order Anda tidak langsung terisi? Ini semua berkaitan dengan pembagian waktu trading di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bursa Efek Indonesia tidak beroperasi terus-menerus seperti pasar tradisional. Waktu perdagangan dibagi menjadi beberapa sesi dengan aturan yang berbeda: Pre-opening, Sesi Reguler I, Sesi Istirahat, Sesi Reguler II, dan Pre-closing. Memahami setiap sesi ini akan membantu Anda memasang order di waktu yang tepat, menghindari kebingungan, dan bahkan memanfaatkan peluang yang ada. Artikel ini akan membahas secara rinci setiap periode waktu trading di BEI, apa yang terjadi di masing-masing sesi, serta strategi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  2. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  3. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  4. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  5. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  6. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  7. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?
  8. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda
  9. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  10. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?

TradingView Chart - KDTN