Update: Jumat, 22 Mei 2026

TRIS

PT. Trisula International Tbk.

Rp 170
+1.19%
Volume
18.694 lot
MA 5
172
MA 20
182
RSI
20.00
High
178
Low
162

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.49%
Support (10d)
162
Resistance (10d)
189
Volume Trend (10d)
-53.5%
Score
45
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-2.30 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (20.0) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -155 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TRIS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 20.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp162, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp189.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 162, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola candlestick memerlukan konfigurasi yang rumit. Ada pola yang sangat sederhana namun memiliki implikasi kuat terhadap arah pasar, yaitu Belt Hold. Pola ini hanya terdiri dari satu candlestick dengan karakteristik unik: harga pembukaan berada tepat di harga tertinggi (untuk versi bearish) atau tepat di harga terendah (untuk versi bullish), diikuti oleh pergerakan searah yang panjang tanpa bayangan di sisi pembukaan. Belt Hold adalah pola pembalikan yang sinyalnya cukup kuat, terutama ketika muncul di akhir tren yang sudah berlangsung lama. Karakteristik Pola Belt Hold Belt Hold memiliki dua versi: Bullish Belt Hold dan Bearish Belt Hold. Meskipun arahnya berlawanan, keduanya memiliki ciri dasar yang sama. 1. Bullish Belt Hold (Pembukaan di Harga Terendah) Ciri-cirinya adalah sebagai berikut: Candlestick berwarna...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  2. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  3. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  4. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  5. Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading
  6. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  7. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  8. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  9. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  10. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!

TradingView Chart - TRIS