Update: Senin, 5 Oktober 2026

TRIS

PT. Trisula International Tbk.

Rp 169
-0.59%
Volume
1.563 lot
MA 5
170
MA 20
172
RSI
40.00
High
170
Low
169
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.63%
Support (10d)
166
Resistance (10d)
183
Volume Trend (10d)
-25.1%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-3.43 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 206 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TRIS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.63%. Area support terdekat berada di sekitar Rp166, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp183.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 158 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah

Dalam perjalanan sebuah tren saham, ada kalanya pergerakan terasa begitu kuat, begitu cepat, dan begitu menggoda. Harga melesat naik dengan lompatan besar atau jatuh bebas tanpa ampun. Trader retail berlarian masuk karena takut ketinggalan. Namun, di sinilah bahaya sesungguhnya berada. Karena tidak semua lompatan harga adalah keberlanjutan. Beberapa di antaranya adalah Exhaustion Gap—celah terakhir yang dibuat oleh energi yang tersisa sebelum tren benar-benar mati. Exhaustion gap adalah sinyal peringatan paling akhir. Ia seperti nafas terakhir seorang pelari maraton sebelum akhirnya berhenti. Jika Anda bisa mengenalinya, Anda bisa keluar dari posisi tepat waktu atau bahkan membuka posisi berlawanan di titik yang hampir sempurna. Apa Itu Exhaustion Gap? Dalam analisis teknikal, gap (celah) adalah area kosong di chart di mana tidak ada aktivitas perdagangan terjadi. Harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  2. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri
  3. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  4. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  5. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  6. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  7. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  8. Analisis Claim Ratio Asuransi Kesehatan: Barometer Profitabilitas yang Tidak Boleh Diabaikan
  9. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  10. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung

TradingView Chart - TRIS