Update: Jumat, 11 September 2026

TRIS

PT. Trisula International Tbk.

Rp 171
+0.59%
Volume
6.555 lot
MA 5
174
MA 20
174
RSI
38.10
High
172
Low
167
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.11%
Support (10d)
167
Resistance (10d)
180
Volume Trend (10d)
+17.5%
Score
45
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
3.64 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -872 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TRIS saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.11%. Area support terdekat berada di sekitar Rp167, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp180.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 167, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah

Dalam perjalanan sebuah tren saham, ada kalanya pergerakan terasa begitu kuat, begitu cepat, dan begitu menggoda. Harga melesat naik dengan lompatan besar atau jatuh bebas tanpa ampun. Trader retail berlarian masuk karena takut ketinggalan. Namun, di sinilah bahaya sesungguhnya berada. Karena tidak semua lompatan harga adalah keberlanjutan. Beberapa di antaranya adalah Exhaustion Gap—celah terakhir yang dibuat oleh energi yang tersisa sebelum tren benar-benar mati. Exhaustion gap adalah sinyal peringatan paling akhir. Ia seperti nafas terakhir seorang pelari maraton sebelum akhirnya berhenti. Jika Anda bisa mengenalinya, Anda bisa keluar dari posisi tepat waktu atau bahkan membuka posisi berlawanan di titik yang hampir sempurna. Apa Itu Exhaustion Gap? Dalam analisis teknikal, gap (celah) adalah area kosong di chart di mana tidak ada aktivitas perdagangan terjadi. Harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  2. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar
  3. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  4. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  5. Analisis Depresiasi dan Amortisasi: Kunci Membaca Kualitas Laba dan Valuasi Saham
  6. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  7. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER
  8. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  9. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  10. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun

TradingView Chart - TRIS