Update: Senin, 6 Juli 2026

BBYB

PT. Bank Neo Commerce Tbk.

Rp 214
+0.94%
Volume
102.098 lot
MA 5
210
MA 20
221
RSI
30.77
High
216
Low
208
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.73%
Support (10d)
202
Resistance (10d)
232
Volume Trend (10d)
-53.6%
Score
35
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-21.90 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (30.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -12.083 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBYB saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp202, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp232.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 192 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout

Dalam analisis teknikal, salah satu momen paling menegangkan adalah ketika harga berhasil menembus (breakout) dari suatu pola. Pertanyaan yang segera muncul: "Apakah saya harus langsung masuk, atau menunggu?" Terlalu cepat masuk, Anda bisa terjebak false breakout. Terlalu lambat masuk, Anda kehilangan sebagian besar keuntungan. Di sinilah The Wedge Pullback Pattern berperan. Pola ini memberikan kerangka kerja yang jelas untuk memasuki pasar setelah breakout dari wedge (baji), dengan memanfaatkan fenomena pullback (kembalinya harga ke area breakout) sebagai kesempatan entry kedua yang lebih aman. Karakteristik The Wedge Pullback Pattern The Wedge Pullback Pattern sebenarnya bukanlah pola candlestick atau pola grafik berdiri sendiri, melainkan sebuah strategi entry yang didasarkan pada perilaku harga setelah breakout dari wedge. Pola ini menggabungkan dua elemen: wedge (baji) sebagai pola awal, dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  2. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  3. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  4. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  5. Capex vs Maintenance Capex: Membedakan Investasi Ekspansi dan Biaya Pemeliharaan
  6. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER
  7. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  8. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  9. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  10. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli

TradingView Chart - BBYB