Update: Senin, 5 Oktober 2026

BBYB

PT. Bank Neo Commerce Tbk.

Rp 200
+2.04%
Volume
347.280 lot
MA 5
197
MA 20
226
RSI
16.67
High
202
Low
195
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.26%
Support (10d)
191
Resistance (10d)
230
Volume Trend (10d)
-24.2%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-20.63 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (16.7) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -89.388 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBYB saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 16.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.26%. Area support terdekat berada di sekitar Rp191, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp230.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 230 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 253, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 191 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?

Siapa yang tidak tertarik dengan dividen? Mendapatkan uang tunai rutin hanya dengan memegang saham terdengar seperti mimpi. Apalagi jika ada saham dengan dividend yield 8%, 10%, bahkan 12% per tahun. Jauh di atas deposito yang hanya 4-5%. Tapi tunggu dulu. Tidak semua dividend yield tinggi itu bagus. Bahkan, seringkali dividend yield yang sangat tinggi justru menjadi jebakan bagi pemula. Mari kita bedah tuntas kapan dividend yield tinggi adalah peluang emas dan kapan itu adalah perangkap berbahaya. Pengingat Singkat: Apa Itu Dividend Yield? Dividend Yield adalah rasio yang mengukur seberapa besar dividen yang dibagikan perusahaan dibandingkan dengan harga sahamnya. Dividend Yield = (Dividen per Saham / Harga Saham) x 100% Contoh: Harga saham = Rp2.000 Dividen per saham = Rp100 Dividend yield = (100 / 2.000)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  2. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri
  3. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  4. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  5. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  6. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  7. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur
  8. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  9. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  10. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi

TradingView Chart - BBYB