Update: Senin, 5 Oktober 2026

IRSX

PT. Folago Global Nusantara Tbk.

Rp 318
+0.63%
Volume
428.365 lot
MA 5
332
MA 20
392
RSI
30.84
High
324
Low
302
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.33%
Support (10d)
302
Resistance (10d)
462
Volume Trend (10d)
+26.8%
Score
40
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-14.52 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (30.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 17.657 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IRSX saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.33%. Area support terdekat berada di sekitar Rp302, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp462.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 302, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan

Dalam dunia saham, terutama ketika menganalisis emiten sektor keuangan seperti bank, perusahaan pembiayaan, atau multifinance, para investor sering kali berfokus pada rasio likuiditas dan profitabilitas. Namun, ada satu rasio yang sangat krusial namun kerap luput dari perhatian: Loan to Value (LTV). Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu rasio LTV, bagaimana cara kerjanya, serta mengapa rasio ini menjadi salah satu indikator risiko terpenting dalam menilai kesehatan perusahaan keuangan. Apa Itu Rasio LTV? Secara sederhana, Loan to Value (LTV) adalah rasio yang membandingkan jumlah pinjaman yang diberikan dengan nilai agunan (jaminan) yang digunakan oleh debitur. Rumus dasarnya adalah: LTV = (Jumlah Pinjaman / Nilai Agunan) x 100% Contoh: Jika sebuah perusahaan pembiayaan memberikan pinjaman sebesar Rp70 juta untuk pembelian mobil seharga Rp100 juta, maka rasio LTV...

Artikel menarik lainnya:

  1. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  2. KSEI dan Perannya dalam Penyimpanan Efek: Pilar Keamanan Investasi Pasar Modal
  3. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  4. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda
  5. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  6. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  7. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  8. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  9. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  10. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin

TradingView Chart - IRSX