Update: Kamis, 20 Agustus 2026

BDKR

PT. Berdikari Pondasi Perkasa Tbk.

Rp 164
+3.14%
Volume
110.871 lot
MA 5
161
MA 20
159
RSI
59.09
High
165
Low
159
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.99%
Support (10d)
157
Resistance (10d)
168
Volume Trend (10d)
-45.9%
Score
75
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
8.61 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (59.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.865 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BDKR saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 59.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.99%. Area support terdekat berada di sekitar Rp157, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp168.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 164 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 189 - 205 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 156 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang mungkin terlihat rumit pada pandangan pertama – banyak garis, warna-warni, dan area seperti awan. Indikator itu adalah Ichimoku Kinko Hyo, atau yang lebih dikenal sebagai Ichimoku Cloud. Ichimoku dikembangkan oleh Goichi Hosoda, seorang jurnalis Jepang, pada akhir tahun 1930-an. Nama "Ichimoku Kinko Hyo" secara harfiah berarti "grafik keseimbangan satu pandang" – artinya, dengan satu pandangan (sekali lihat), seorang trader seharusnya sudah bisa menilai apakah suatu saham layak dibeli, dijual, atau dihindari. Meskipun terlihat kompleks, Ichimoku sebenarnya adalah sistem indikator yang sangat terstruktur. Ia menggabungkan beberapa elemen analisis teknikal ke dalam satu tampilan: moving average, support/resistance, momentum, dan trailing stop. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Ichimoku Kinko Hyo, mulai dari komponen-komponennya, cara perhitungan, interpretasi awan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  2. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  3. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  4. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  5. KSEI dan Perannya dalam Penyimpanan Efek: Pilar Keamanan Investasi Pasar Modal
  6. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  7. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  8. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  9. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  10. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis

TradingView Chart - BDKR