Update: Senin, 5 Oktober 2026

BIRD

PT. Blue Bird Tbk.

Rp 1.560
+1.30%
Volume
1.676 lot
MA 5
1.552
MA 20
1.588
RSI
32.00
High
1.580
Low
1.550
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.47%
Support (10d)
1.525
Resistance (10d)
1.600
Volume Trend (10d)
-24.8%
Score
30
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-4.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (32.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.894 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BIRD saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.525, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.600.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.449 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak

Dalam dunia investasi saham, banyak pemula terpaku pada satu angka: laba bersih. Mereka melihat laba naik, lalu membeli. Laba turun, lalu menjual. Namun investor veteran dan para legenda seperti Warren Buffett memiliki fokus yang berbeda. Mereka tahu bahwa laba bisa dimanipulasi, direkayasa, dan diatur sedemikian rupa. Ada satu metrik yang lebih jujur, lebih sulit dimanipulasi, dan lebih mencerminkan kesehatan sebenarnya dari sebuah perusahaan. Metrik itu adalah Free Cash Flow (FCF) atau Arus Kas Bebas. Pepatah lama di Wall Street berbunyi: "Earnings are an opinion, but cash is a fact." (Laba adalah opini, tetapi uang tunai adalah fakta). Artikel ini akan membahas mengapa FCF disebut sebagai raja dalam analisis fundamental, dan bagaimana Anda sebagai investor bisa menggunakannya untuk menemukan saham-saham berkualitas. Apa Itu Free Cash Flow...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  2. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  3. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  4. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  5. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  6. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi
  7. Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham
  8. Menilai Masa Depan Tanpa Angka Kini: Panduan Valuasi Perusahaan yang Belum Profit
  9. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  10. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun

TradingView Chart - BIRD