Update: Selasa, 9 Juni 2026

BIRD

PT. Blue Bird Tbk.

Rp 1.435
+3.99%
Volume
11.464 lot
MA 5
1.471
MA 20
1.535
RSI
32.89
High
1.460
Low
1.360
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.42%
Support (10d)
1.360
Resistance (10d)
1.580
Volume Trend (10d)
-6.8%
Score
40
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-13.81 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (32.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.004 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BIRD saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.42%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.360, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.580.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.360, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan

Current Ratio adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar utang jangka pendeknya menggunakan aset lancar yang dimiliki. Sederhananya, Current Ratio menjawab pertanyaan: “Apakah perusahaan memiliki cukup aset yang bisa cepat dicairkan untuk membayar tagihan-tagihan yang jatuh tempo dalam waktu dekat?” Current Assets (Aset Lancar) : Aset yang bisa diuangkan dalam waktu kurang dari satu tahun (kas, piutang, persediaan). Current Liabilities (Utang Lancar) : Utang yang harus dibayar dalam waktu kurang dari satu tahun (utang dagang, utang bank jangka pendek, pajak terutang). Rumus Current Ratio Rumus Current Ratio sangat sederhana: Current Ratio = Aset Lancar / Utang Lancar Hasilnya biasanya dinyatakan dalam bentuk desimal atau perbandingan (misal 2,0 atau 2:1). Contoh Hitungan Misalkan perusahaan PT Sejahtera Bersama memiliki data berikut: Total aset lancar = Rp200...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  2. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  3. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  4. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank
  5. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  6. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  7. Rasio Net Debt to EBITDA: Mengukur Beban Utang yang Sebenarnya
  8. Psikologi Ketika Portofolio Turun 30%: Di Titik Terdalam, Karakter Anda Diuji
  9. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  10. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal

TradingView Chart - BIRD