Update: Jumat, 10 Juli 2026

AWAN

PT. Era Digital Media Tbk.

Rp 141
-1.40%
Volume
2.609 lot
MA 5
144
MA 20
143
RSI
51.67
High
142
Low
140
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
3.59%
Support (10d)
133
Resistance (10d)
178
Volume Trend (10d)
+1,073.7%
Score
75
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-11.88 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 221 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AWAN saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.59%. Area support terdekat berada di sekitar Rp133, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp178.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 141 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 162 - 176 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 134 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham

Pasar saham tidak pernah benar-benar tidur. Mulai dari berita korporasi setelah jam tutup, laporan laba sebelum pasar buka, hingga pergerakan futures di akhir pekan. Banyak investor merasa harus selalu on — terus memantau, terus memperbarui, terus waspada. Namun ada satu strategi yang paling diremehkan namun paling terbukti menjaga kesehatan mental investor jangka panjang: mengambil libur total dari pasar saham secara berkala. Artikel ini bukan tentang hari libur bursa resmi seperti hari raya atau tahun baru. Ini tentang market holiday yang Anda ciptakan sendiri — waktu sengaja di mana Anda tidak membaca berita pasar, tidak membuka grafik, tidak mengecek portofolio, dan tidak melakukan transaksi apapun. Mengapa Investor Sulit Mengambil Libur dari Pasar? Sebelum membahas manfaatnya, kita harus memahami mengapa begitu banyak orang merasa bersalah atau cemas...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  2. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  3. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  4. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  5. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  6. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  7. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  8. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  9. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  10. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga

TradingView Chart - AWAN