Update: Jumat, 23 Oktober 2026

AWAN

PT. Era Digital Media Tbk.

Rp 145
+0.69%
Volume
1.212 lot
MA 5
139
MA 20
148
RSI
45.45
High
145
Low
142
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.21%
Support (10d)
120
Resistance (10d)
155
Volume Trend (10d)
+131.7%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-8.81 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.258 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AWAN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.21%. Area support terdekat berada di sekitar Rp120, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp155.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 155 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 171, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 120 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi

Dalam analisis teknikal, kebanyakan indikator volume berasumsi bahwa volume tinggi adalah segalanya. Volume tinggi dianggap mencerminkan partisipasi serius, sementara volume rendah diabaikan sebagai noise. Namun, ada sepasang indikator yang membalik logika tersebut. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) justru percaya bahwa hari-hari dengan volume rendah menyimpan informasi paling berharga tentang arah pasar jangka panjang. Dikembangkan oleh Paul Dysart pada tahun 1930-an (setelah ia mengamati karya perintis dari Norman Fosback), indikator ini didasarkan pada teori yang menarik: Orang banyak (crowd) cenderung salah, sementara orang pintar (smart money) bertindak saat sepi. Filosofi Dibalik NVI dan PVI Fosback, yang mempopulerkan indikator ini dalam bukunya, mengamati sebuah fenomena menarik: Pada hari dengan volume di atas rata-rata (Positive Volume), publik ritel cenderung paling aktif. Mereka terpengaruh...

Artikel menarik lainnya:

  1. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi
  2. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  3. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  4. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  5. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  6. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  7. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  8. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  9. Analisis EBITDA: Senjata Ampuh yang Juga Bisa Menyesatkan
  10. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?

TradingView Chart - AWAN