Update: Jumat, 22 Mei 2026

BISI

PT. BISI International Tbk.

Rp 720
+1.41%
Volume
6.079 lot
MA 5
725
MA 20
760
RSI
30.77
High
725
Low
695

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.13%
Support (10d)
695
Resistance (10d)
790
Volume Trend (10d)
-41.1%
Score
40
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-13.25 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (30.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 351 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BISI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp695, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp790.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 695, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi

Reksadana properti adalah salah satu instrumen investasi kolektif yang menarik bagi investor yang ingin ekspos ke sektor real estat tanpa harus membeli properti fisik secara langsung. Namun, berbeda dengan reksadana saham yang nilai asetnya mudah diketahui dari harga pasar saham, reksadana properti memiliki tantangan unik: aset dasarnya (properti) tidak diperdagangkan setiap hari di bursa. Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah reksadana properti yang Anda beli sudah mahal atau masih murah? Jawabannya ada pada rasio P/NAV (Price to Net Asset Value). Apa Itu NAV dan P/NAV? NAV (Net Asset Value) adalah nilai bersih aset reksadana per unit penyertaan. Untuk reksadana properti, NAV dihitung berdasarkan nilai wajar properti yang dimiliki (biasanya hasil penilaian appraisal oleh kantor jasa penilai independen) dikurangi kewajiban, dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar....

Artikel menarik lainnya:

  1. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur
  2. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  3. Overthinking vs Underthinking: Dua Ekstrem yang Sama-sama Berbahaya dalam Investasi Saham
  4. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  5. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  6. ARPU: Mata Uang Baru dalam Valuasi Saham Perusahaan Digital
  7. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  8. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  9. Apa Itu Lot Saham dan Minimum Trading Saham? Panduan Dasar untuk Investor Pemula
  10. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar

TradingView Chart - BISI