Update: Senin, 5 Oktober 2026

BISI

PT. BISI International Tbk.

Rp 695
+2.21%
Volume
409 lot
MA 5
687
MA 20
711
RSI
40.00
High
695
Low
680
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.21%
Support (10d)
670
Resistance (10d)
750
Volume Trend (10d)
+90.5%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-0.71 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 88 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BISI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.21%. Area support terdekat berada di sekitar Rp670, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp750.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 750 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 825, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 670 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham

Dalam dunia investasi saham, ada dua cara utama untuk "memberi harga" pada sebuah perusahaan. Cara pertama adalah dengan melihat nilai buku (book value) – berapa nilai perusahaan menurut catatan akuntansi. Cara kedua adalah dengan melihat nilai pasar (market value) – berapa nilai perusahaan menurut penilaian pasar saham. Keduanya seringkali sangat berbeda. Sebuah perusahaan bisa memiliki nilai buku Rp1 triliun tetapi nilai pasarnya Rp500 miliar (diskonto). Atau sebaliknya, nilai buku Rp1 triliun tetapi nilai pasar Rp5 triliun (premium). Memahami perbedaan antara book value dan market value adalah fondasi penting dalam analisis fundamental dan strategi investasi. Artikel ini akan membahas secara mendalam kedua konsep ini, perbedaannya, serta bagaimana investor cerdas menggunakannya untuk mengambil keputusan. Apa Itu Book Value (Nilai Buku)? Book Value atau Nilai Buku adalah nilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?
  2. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  3. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  4. Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham
  5. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  6. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  7. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  8. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  9. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  10. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu

TradingView Chart - BISI