Update: Jumat, 11 September 2026

BISI

PT. BISI International Tbk.

Rp 720
-1.37%
Volume
1.630 lot
MA 5
730
MA 20
712
RSI
65.00
High
730
Low
715
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.04%
Support (10d)
715
Resistance (10d)
750
Volume Trend (10d)
-11.8%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
11.63 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (65.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -384 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BISI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 65.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.04%. Area support terdekat berada di sekitar Rp715, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp750.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 750 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 825, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 715 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!

Setiap investor saham, dari pemula hingga profesional, pasti pernah mengalami momen yang tidak mengenakkan: baru saja membeli sebuah saham, harganya langsung turun. Rasa cemas, kecewa, bahkan takut langsung menghampiri. Pertanyaan seperti “Apakah saya salah beli?” atau “Haruskah saya jual sekarang?” sering muncul. Namun, perlu dipahami bahwa fluktuasi harga adalah sifat alami dari pasar saham. Yang membedakan investor sukses dari yang lain bukanlah kemampuuan menghindari penurunan, melainkan kemampuan mengelola psikologi saat menghadapinya. Berikut adalah panduan praktis untuk menjaga kestabilan emosi Anda saat portofolio merosot. 1. Pahami Dulu: Apakah Ini Koreksi Wajar atau Fundamental yang Rusak? Langkah pertama yang paling krusial adalah jangan bereaksi sebelum menganalisis. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah seluruh pasar sedang turun (koreksi/ bearish)? Jika iya, penurunan saham Anda mungkin hanya ikut-ikutan. Ini adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  2. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan
  3. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  4. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  5. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  6. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  7. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  8. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  9. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  10. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren

TradingView Chart - BISI