Update: Selasa, 18 Agustus 2026

BMRI

PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Rp 4.150
-0.48%
Volume
1.165.142 lot
MA 5
4.140
MA 20
4.204
RSI
54.90
High
4.220
Low
4.150
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.46%
Support (10d)
4.080
Resistance (10d)
4.280
Volume Trend (10d)
-24.3%
Score
45
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
1.97 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -227.978 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BMRI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.46%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.080, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.280.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 4.080, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula

Pernahkah Anda membuka aplikasi trading di pagi hari sebelum jam 9, lalu melihat bahwa harga saham bergerak-gerak tetapi Anda tidak bisa melakukan transaksi? Atau Anda mencoba memasang order di sore hari sekitar jam 15.00, kemudian mendapati bahwa order Anda tidak langsung terisi? Ini semua berkaitan dengan pembagian waktu trading di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bursa Efek Indonesia tidak beroperasi terus-menerus seperti pasar tradisional. Waktu perdagangan dibagi menjadi beberapa sesi dengan aturan yang berbeda: Pre-opening, Sesi Reguler I, Sesi Istirahat, Sesi Reguler II, dan Pre-closing. Memahami setiap sesi ini akan membantu Anda memasang order di waktu yang tepat, menghindari kebingungan, dan bahkan memanfaatkan peluang yang ada. Artikel ini akan membahas secara rinci setiap periode waktu trading di BEI, apa yang terjadi di masing-masing sesi, serta strategi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  2. Apa Itu SID (Single Investor Identification)? Kunci untuk Memulai Investasi Saham
  3. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  4. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  5. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  6. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  7. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  8. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  9. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  10. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar

TradingView Chart - BMRI