Update: Jumat, 5 Juni 2026

BMRI

PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Rp 3.840
-3.27%
Volume
3.206.896 lot
MA 5
4.022
MA 20
4.231
RSI
29.29
High
3.950
Low
3.820
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.68%
Support (10d)
3.820
Resistance (10d)
4.300
Volume Trend (10d)
+3.6%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-16.88 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (29.3) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -393.794 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BMRI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.820, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.300.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 3.629 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos

Dalam dunia trading saham, ada satu istilah yang jarang dibicarakan di forum-forum investor pemula, tetapi sangat dikenal oleh para trader profesional: Risk of Ruin atau risiko kebangkrutan. Ini bukan sekadar kerugian besar. Ini adalah titik di mana modal trading Anda habis total, atau tersisa sangat sedikit sehingga tidak memungkinkan untuk kembali ke ukuran posisi semula. Artikel ini akan membahas apa itu risk of ruin, bagaimana menghitungnya secara sederhana, dan yang terpenting—bagaimana menghindarinya. Apa Itu Risk of Ruin? Risk of Ruin adalah probabilitas (peluang) bahwa seorang trader akan kehilangan sebagian besar atau seluruh modal tradingnya sehingga tidak mampu lagi melanjutkan aktivitas trading secara profesional atau signifikan. Penting untuk membedakan: Istilah Definisi Contoh Kerugian (Loss) Nilai absolut yang hilang dari portofolio Rugi Rp10 juta bulan ini Drawdown...

Artikel menarik lainnya:

  1. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  2. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  3. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar
  4. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  5. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  6. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  7. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  8. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  9. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?
  10. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan

TradingView Chart - BMRI