Update: Jumat, 10 Juli 2026

INCO

PT. Vale Indonesia Tbk.

Rp 4.690
+1.96%
Volume
92.075 lot
MA 5
4.600
MA 20
4.673
RSI
36.86
High
4.750
Low
4.620
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.06%
Support (10d)
4.120
Resistance (10d)
4.750
Volume Trend (10d)
-38.8%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-4.09 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (36.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7.279 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INCO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.06%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.120, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.750.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 4.750 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 5.225, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 4.120 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital

Dalam dunia saham, perusahaan digital seperti fintech, dompet elektronik, ride-hailing, dan platform pembayaran sering kali menjadi pusat perhatian investor karena pertumbuhannya yang eksplosif. Namun, berbeda dengan perusahaan manufaktur yang menjual produk fisik, atau bank yang mencatat pendapatan bunga, perusahaan digital ini memiliki cara unik dalam mengukur skala bisnis mereka: Gross Transaction Value (GTV). Banyak investor pemula yang bingung membedakan GTV dengan pendapatan (revenue) atau GMV (Gross Merchandise Value). Akibatnya, mereka bisa salah menilai valuasi dan prospek sebuah perusahaan. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu GTV, bagaimana membedakannya dengan metrik serupa, mengapa ia penting untuk analisis saham digital, serta cara menggunakannya sebagai alat investasi. Apa Itu Gross Transaction Value (GTV)? Gross Transaction Value (GTV) adalah total nilai seluruh transaksi yang diproses melalui platform dalam...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  2. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  3. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  4. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  5. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  6. Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham
  7. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  8. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  9. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  10. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar

TradingView Chart - INCO