Update: Jumat, 22 Mei 2026

BMSR

PT. Bintang Mitra Semestaraya Tbk

Rp 282
-4.08%
Volume
600 lot
MA 5
302
MA 20
322
RSI
21.57
High
292
Low
282

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.08%
Support (10d)
282
Resistance (10d)
344
Volume Trend (10d)
-45.7%
Score
45
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-14.02 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (21.6) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BMSR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 21.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.08%. Area support terdekat berada di sekitar Rp282, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp344.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 282, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?

Dividen adalah salah satu alasan utama banyak investor membeli saham. Ada kepuasan tersendiri ketika secara rutin menerima pembagian laba perusahaan tanpa harus menjual sahamnya. Namun ada pertanyaan kritis yang sering diabaikan oleh para pemburu dividen: Seberapa aman dividen yang saya terima? Apakah perusahaan benar-benar mampu mempertahankan atau bahkan menaikkan dividen di masa depan? Jawabannya terletak pada Rasio Dividend Coverage atau Rasio Cakupan Dividen. Metrik ini adalah alat paling sederhana namun paling kuat untuk mengukur keberlanjutan dividen sebuah perusahaan. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio ini dan bagaimana menggunakannya untuk menghindari jebakan saham dividen tinggi yang ternyata tidak berkelanjutan. Apa Itu Rasio Dividend Coverage? Rasio Dividend Coverage adalah metrik yang mengukur berapa kali perusahaan mampu membayar dividennya dari laba atau arus kas yang dihasilkan....

Artikel menarik lainnya:

  1. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  2. Analisis Depresiasi dan Amortisasi: Kunci Membaca Kualitas Laba dan Valuasi Saham
  3. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  4. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  5. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  6. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  7. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  8. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  9. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  10. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif

TradingView Chart - BMSR