Update: Kamis, 8 Oktober 2026

PTBA

PT. Bukit Asam (Persero) Tbk.

Rp 3.320
-1.78%
Volume
235.435 lot
MA 5
3.310
MA 20
3.136
RSI
63.86
High
3.400
Low
3.290
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.97%
Support (10d)
3.020
Resistance (10d)
3.490
Volume Trend (10d)
+40.4%
Score
95
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
31.23 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 20.060 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PTBA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.97%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.020, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.490.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 3.320 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 3.818 - 4.150 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 3.154 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang

Dalam dunia investasi saham, kita sering mendengar istilah beta. Beta mengukur seberapa sensitif pergerakan saham terhadap pasar. Namun, tahukah Anda bahwa beta yang terlihat di layar aplikasi trading Anda sebenarnya adalah levered beta – beta yang sudah tercampur dengan efek utang perusahaan? Para investor cerdas perlu memahami perbedaan antara unlevered beta (beta tanpa utang) dan levered beta (beta dengan utang). Memisahkan keduanya akan membantu Anda menilai risiko murni dari bisnis perusahaan, terlepas dari bagaimana perusahaan mendanai operasinya. Artikel ini akan membedah kedua konsep ini, cara menghitungnya, serta bagaimana menggunakannya dalam analisis saham. Apa Itu Levered Beta (βL)? Levered beta adalah beta yang secara normal kita lihat di platform saham. Ia mencerminkan total risiko sistematis dari sebuah saham, yang terdiri dari dua komponen: Risiko bisnis (business...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio
  2. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda
  3. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  4. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  5. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham
  6. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin
  7. NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang
  8. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  9. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  10. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif

TradingView Chart - PTBA