Update: Senin, 6 Juli 2026

PTBA

PT. Bukit Asam (Persero) Tbk.

Rp 2.330
+0.87%
Volume
61.112 lot
MA 5
2.298
MA 20
2.473
RSI
20.41
High
2.350
Low
2.320
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.14%
Support (10d)
2.250
Resistance (10d)
2.500
Volume Trend (10d)
-54.5%
Score
75
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-17.38 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (20.4) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4.828 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PTBA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 20.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.250, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.500.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 2.330 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 2.680 - 2.913 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 2.214 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan

Dalam dunia saham, terutama ketika menganalisis emiten sektor keuangan seperti bank, perusahaan pembiayaan, atau multifinance, para investor sering kali berfokus pada rasio likuiditas dan profitabilitas. Namun, ada satu rasio yang sangat krusial namun kerap luput dari perhatian: Loan to Value (LTV). Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu rasio LTV, bagaimana cara kerjanya, serta mengapa rasio ini menjadi salah satu indikator risiko terpenting dalam menilai kesehatan perusahaan keuangan. Apa Itu Rasio LTV? Secara sederhana, Loan to Value (LTV) adalah rasio yang membandingkan jumlah pinjaman yang diberikan dengan nilai agunan (jaminan) yang digunakan oleh debitur. Rumus dasarnya adalah: LTV = (Jumlah Pinjaman / Nilai Agunan) x 100% Contoh: Jika sebuah perusahaan pembiayaan memberikan pinjaman sebesar Rp70 juta untuk pembelian mobil seharga Rp100 juta, maka rasio LTV...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  2. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  3. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  4. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  5. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  6. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  7. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  8. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  9. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  10. Diversifikasi Sejati: Mengapa Memisah Antar Sektor dan Aset Adalah Kunci Sukses Investasi Saham

TradingView Chart - PTBA