Update: Jumat, 22 Mei 2026

TFAS

PT. Telefast Indonesia Tbk.

Rp 212
+0.95%
Volume
8.622 lot
MA 5
211
MA 20
222
RSI
23.53
High
214
Low
206

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.96%
Support (10d)
206
Resistance (10d)
228
Volume Trend (10d)
-24.9%
Score
65
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-1.85 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (23.5) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -80 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TFAS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.96%. Area support terdekat berada di sekitar Rp206, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp228.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 216 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 233 - 244 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 197 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga

Dalam perjalanan sebuah tren saham yang kuat, seringkali harga tidak bergerak mulus naik atau turun setiap hari. Ada kalanya harga melompat dengan tiba-tiba meninggalkan celah kosong di chart. Jika gap pertama setelah konsolidasi adalah breakaway gap, maka gap-gap berikutnya di tengah perjalanan tren disebut Runaway Gap. Namun, runaway gap memiliki keunikan yang tidak dimiliki gap lainnya: ia bisa digunakan untuk mengukur seberapa jauh harga masih akan bergerak. Karena kemampuannya ini, runaway gap juga dikenal dengan nama Measuring Gap. Bagi trader yang memahami cara menggunakannya, runaway gap adalah kompas yang menunjukkan arah sekaligus target harga. Ia bukan hanya sinyal untuk bertahan di posisi, tetapi juga alat untuk merencanakan kapan harus mengambil profit. Apa Itu Runaway (Measuring) Gap? Runaway gap adalah celah harga yang terjadi di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  2. PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?
  3. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  4. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  5. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  6. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  7. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda
  8. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim
  9. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  10. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar

TradingView Chart - TFAS