Update: Rabu, 10 Juni 2026

TFAS

PT. Telefast Indonesia Tbk.

Rp 204
-2.86%
Volume
1.529 lot
MA 5
190
MA 20
208
RSI
43.48
High
206
Low
190
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.68%
Support (10d)
165
Resistance (10d)
230
Volume Trend (10d)
-43.8%
Score
30
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-17.74 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (43.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -235 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TFAS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp165, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp230.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 157 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil

Anda pasti pernah mendengar cerita: seseorang membeli saham sehari sebelum dividen dibagikan, berpikir akan mendapat keuntungan instan. Namun setelah dividen dibagikan, ia justru kecewa karena harga sahamnya turun dan secara total ia tidak mendapat untung apa-apa. Atau sebaliknya, ada yang menjual saham tepat sebelum dividen, lalu bertanya-tanya mengapa ia tidak mendapatkan dividen yang sudah diumumkan. Semua kebingungan ini berakar pada pemahaman tentang dua tanggal krusial dalam siklus dividen: Cum Date dan Ex Date. Memahami kedua tanggal ini bukan hanya penting, tetapi wajib jika Anda tidak ingin kehilangan hak dividen atau terkena kerugian tak terduga. Artikel ini akan menjelaskan secara sederhana apa itu Cum Date dan Ex Date, bagaimana cara kerjanya, mengapa harga saham berubah pada Ex Date, serta strategi yang bijak bagi pemula dalam menyikapi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  2. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  3. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  4. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  5. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  6. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  7. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  8. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart
  9. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda
  10. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda

TradingView Chart - TFAS