Update: Kamis, 20 Agustus 2026

ANTM

PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk.

Rp 3.140
+3.63%
Volume
1.418.846 lot
MA 5
3.068
MA 20
3.012
RSI
68.42
High
3.170
Low
3.110
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.73%
Support (10d)
2.970
Resistance (10d)
3.220
Volume Trend (10d)
+11.7%
Score
100
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
10.18 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (68.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 135.199 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ANTM saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 68.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.970, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.220.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 3.140 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 3.611 - 3.925 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 2.983 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator digunakan untuk menentukan arah tren – apakah harga akan naik atau turun. Namun, ada satu indikator yang dirancang untuk menjawab pertanyaan yang berbeda: seberapa kuat tren tersebut? Indikator itu adalah ADX (Average Directional Index). ADX dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti RSI dan Parabolic SAR. ADX tidak memberi tahu Anda apakah tren sedang naik atau turun – ia hanya memberi tahu Anda seberapa kuat tren tersebut, terlepas dari arahnya. Untuk mengetahui arah tren, ADX dilengkapi dengan dua garis pendamping: Plus DI (+DI) dan Minus DI (-DI). Ketiganya – ADX, +DI, dan -DI – membentuk sistem Directional Movement Indicator (DMI) yang sangat powerful untuk menganalisis tren. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang ADX dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  2. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  3. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  4. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  5. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  6. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  7. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi
  8. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  9. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  10. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah

TradingView Chart - ANTM