Update: Senin, 5 Oktober 2026

ANTM

PT. ANTAM (Persero) Tbk.

Rp 3.200
+1.91%
Volume
388.186 lot
MA 5
3.164
MA 20
3.212
RSI
46.07
High
3.210
Low
3.100
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.73%
Support (10d)
3.030
Resistance (10d)
3.320
Volume Trend (10d)
-54.1%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
0.31 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (46.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 23.391 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ANTM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.030, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.320.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 3.320 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 3.652, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 3.030 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham

Dalam dunia investasi saham, ada dua cara utama untuk "memberi harga" pada sebuah perusahaan. Cara pertama adalah dengan melihat nilai buku (book value) – berapa nilai perusahaan menurut catatan akuntansi. Cara kedua adalah dengan melihat nilai pasar (market value) – berapa nilai perusahaan menurut penilaian pasar saham. Keduanya seringkali sangat berbeda. Sebuah perusahaan bisa memiliki nilai buku Rp1 triliun tetapi nilai pasarnya Rp500 miliar (diskonto). Atau sebaliknya, nilai buku Rp1 triliun tetapi nilai pasar Rp5 triliun (premium). Memahami perbedaan antara book value dan market value adalah fondasi penting dalam analisis fundamental dan strategi investasi. Artikel ini akan membahas secara mendalam kedua konsep ini, perbedaannya, serta bagaimana investor cerdas menggunakannya untuk mengambil keputusan. Apa Itu Book Value (Nilai Buku)? Book Value atau Nilai Buku adalah nilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  2. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  3. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  4. Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik
  5. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  6. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  7. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  8. Dua Wajah Riset: Membandingkan Kapitalisasi vs Beban Langsung R&D dalam Analisis Saham
  9. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  10. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio

TradingView Chart - ANTM