Update: Jumat, 22 Mei 2026

BOAT

PT. Newport Marine Services Tbk.

Rp 111
-0.89%
Volume
23.067 lot
MA 5
123
MA 20
137
RSI
18.18
High
120
Low
105

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.87%
Support (10d)
105
Resistance (10d)
141
Volume Trend (10d)
-41.0%
Score
35
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-19.57 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (18.2) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.403 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BOAT saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 18.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp105, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp141.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 100 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?

Return on Equity (ROE) adalah salah satu rasio paling populer di dunia investasi. Rumusnya sederhana: laba bersih dibagi ekuitas pemegang saham. Semakin tinggi ROE, semakin efisien perusahaan dalam menghasilkan laba dari modal yang ditanamkan pemilik. Namun, investor pemula sering membuat kesalahan fatal: membandingkan ROE antar sektor secara mentah. Mereka melihat bank dengan ROE 15% dan pabrik semen dengan ROE 15%, lalu menyimpulkan keduanya sama baiknya. Kesimpulan itu keliru. Artikel ini akan membedah secara mendalam perbedaan interpretasi ROE antara sektor keuangan (bank dan asuransi) dengan sektor manufaktur, serta bagaimana Anda sebagai investor harus menyikapinya. Mengapa ROE Tidak Bisa Dibandingkan Langsung Antar Sektor? Akar perbedaannya terletak pada struktur aset dan sumber pendanaan. Perusahaan manufaktur memiliki pabrik, mesin, dan inventaris. Perusahaan keuangan memiliki pinjaman yang diberikan (bank) atau...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  2. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  3. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  4. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  5. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  6. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun
  7. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  8. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  9. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  10. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet

TradingView Chart - BOAT