Update: Senin, 5 Oktober 2026

BOAT

PT. Newport Marine Services Tbk.

Rp 124
+1.64%
Volume
5.240 lot
MA 5
121
MA 20
133
RSI
33.33
High
127
Low
120
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.72%
Support (10d)
108
Resistance (10d)
145
Volume Trend (10d)
-54.7%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-12.68 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (33.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 378 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BOAT saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.72%. Area support terdekat berada di sekitar Rp108, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp145.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 145 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 160, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 108 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick dua hari sering menjadi favorit trader karena kesederhanaannya. Namun, tidak semua pola dua hari memiliki kekuatan sinyal yang sama. Salah satu pola yang tergolong "lembut" dan membutuhkan konfirmasi ekstra adalah In-Neck Line. Pola ini sering dianggap sebagai "adik" dari On-Neck Line dan Piercing Line. Meskipun termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern), sinyal yang dihasilkan In-Neck Line tidak sekuat kedua saudaranya. Namun, dengan pemahaman yang tepat dan konfirmasi tambahan, pola ini tetap dapat dimanfaatkan untuk membaca peluang trading. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola In-Neck Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, perbedaannya dengan pola serupa, serta cara memanfaatkannya dengan bijak. Apa Itu Pola In-Neck Line? In-Neck Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  2. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang
  3. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  4. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  5. Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter
  6. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  7. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  8. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  9. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  10. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan

TradingView Chart - BOAT