Update: Senin, 5 Oktober 2026

ISAT

PT. Indosat Tbk.

Rp 2.220
-1.33%
Volume
200.793 lot
MA 5
2.258
MA 20
2.344
RSI
33.96
High
2.280
Low
2.200
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.94%
Support (10d)
2.190
Resistance (10d)
2.450
Volume Trend (10d)
-36.2%
Score
10
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-15.59 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (34.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -71.139 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ISAT saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.94%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.190, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.450.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.081 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stock Split: Alasan dan Dampak Harga

Pernahkah Anda melihat harga saham sebuah perusahaan terkenal tiba-tiba turun drastis dalam semalam, tetapi tidak ada berita buruk apa pun? Atau Anda mendengar istilah stock split tetapi bingung apa maksudnya? Jangan khawatir, fenomena ini justru sering kali merupakan kabar baik bagi para pemegang saham. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang stock split, mulai dari pengertian, alasan perusahaan melakukannya, bagaimana dampaknya terhadap harga saham, hingga strategi yang tepat bagi investor. Apa Itu Stock Split? Stock split adalah aksi korporasi di mana perusahaan memecah nilai nominal saham yang beredar menjadi beberapa lembar saham baru dengan nilai nominal yang lebih kecil. Jumlah saham yang Anda miliki akan bertambah, sementara harga per lembar saham akan turun secara proporsional. Yang terpenting, total nilai investasi Anda tidak berubah. Sebagai analogi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Refleksi Akhir Tahun: Bukan Tentang Profit, Tapi Proses
  2. Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang
  3. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  4. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  5. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  6. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  7. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  8. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  9. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  10. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan

TradingView Chart - ISAT