Update: Jumat, 22 Mei 2026

ISAT

PT. Indosat Tbk.

Rp 2.050
-1.44%
Volume
100.551 lot
MA 5
2.160
MA 20
2.113
RSI
53.94
High
2.110
Low
2.020

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.13%
Support (10d)
2.020
Resistance (10d)
2.380
Volume Trend (10d)
+4.8%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-5.53 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -6.081 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ISAT saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.020, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.380.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 2.380 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 2.618, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 2.020 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan

Anda baru saja mulai belajar saham. Atau mungkin sudah beberapa bulan aktif trading. Anda merasa senang. Ada rasa bangga setiap kali berhasil menganalisis sebuah perusahaan dan mengambil keputusan yang tepat. Lalu suatu hari, di meja makan, Anda bercerita tentang investasi saham. Wajah ibu tampak cemas. Ayah menggeleng. "Saham itu judi," kata mereka. "Banyak teman saya yang bangkrut main saham." "Lebih baik uangnya ditabung di bank saja, aman." Anda terdiam. Kecewa. Mungkin marah. Tapi ini keluarga Anda. Anda tidak bisa membantah dengan kasar. Tidak bisa mengabaikan begitu saja. Inilah dilema yang dihadapi hampir setiap investor saham pemula di Indonesia. Keluarga yang meragukan saham. Bukan karena mereka jahat atau tidak peduli. Tapi karena mereka khawatir. Dan kekhawatiran itu, jika tidak dikelola dengan baik, bisa menjadi tekanan psikologis...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  2. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan
  3. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  4. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  5. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  6. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  7. Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar
  8. Tax-Loss Harvesting: Mengubah Kerugian Saham Menjadi Keuntungan Pajak
  9. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda
  10. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal

TradingView Chart - ISAT