Update: Kamis, 20 Agustus 2026

BOBA

PT. Formosa Ingredient Factory Tbk.

Rp 210
0.00%
Volume
8.502 lot
MA 5
212
MA 20
220
RSI
26.92
High
214
Low
206
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.37%
Support (10d)
204
Resistance (10d)
240
Volume Trend (10d)
+21.8%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-17.32 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (26.9) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 403 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BOBA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.37%. Area support terdekat berada di sekitar Rp204, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp240.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 214 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 231 - 242 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 195 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga

Dalam perjalanan sebuah tren saham yang kuat, seringkali harga tidak bergerak mulus naik atau turun setiap hari. Ada kalanya harga melompat dengan tiba-tiba meninggalkan celah kosong di chart. Jika gap pertama setelah konsolidasi adalah breakaway gap, maka gap-gap berikutnya di tengah perjalanan tren disebut Runaway Gap. Namun, runaway gap memiliki keunikan yang tidak dimiliki gap lainnya: ia bisa digunakan untuk mengukur seberapa jauh harga masih akan bergerak. Karena kemampuannya ini, runaway gap juga dikenal dengan nama Measuring Gap. Bagi trader yang memahami cara menggunakannya, runaway gap adalah kompas yang menunjukkan arah sekaligus target harga. Ia bukan hanya sinyal untuk bertahan di posisi, tetapi juga alat untuk merencanakan kapan harus mengambil profit. Apa Itu Runaway (Measuring) Gap? Runaway gap adalah celah harga yang terjadi di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  2. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  3. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  4. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  5. Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami
  6. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  7. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  8. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  9. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  10. Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?

TradingView Chart - BOBA