Update: Selasa, 14 Juli 2026

PTSP

PT. Pioneerindo Gourmet International Tbk.

Rp 870
-2.25%
Volume
118 lot
MA 5
879
MA 20
875
RSI
55.88
High
885
Low
860
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.96%
Support (10d)
855
Resistance (10d)
915
Volume Trend (10d)
+41.2%
Score
80
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-6.45 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 9 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PTSP saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.96%. Area support terdekat berada di sekitar Rp855, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp915.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 870 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.001 - 1.088 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 827 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?

Dalam investasi saham, kita sering mendengar kalimat: "Saham itu naik turun, wajar saja." Namun, tidak semua penurunan diciptakan sama. Ada perbedaan besar antara portofolio yang turun 10% lalu pulih dalam dua bulan, dengan portofolio yang turun 50% dan butuh lima tahun untuk kembali ke titik impas. Maximum Drawdown (MDD) adalah metrik yang mengukur kerugian terbesar yang pernah dialami oleh portofolio Anda dari puncak tertinggi hingga lembah terendah, sebelum akhirnya pulih kembali ke puncak sebelumnya. Artikel ini akan membahas bagaimana mengukur, menginterpretasikan, dan menggunakan MDD untuk memahami risiko portofolio saham Anda. Apa Itu Maximum Drawdown (MDD)? Secara sederhana, Maximum Drawdown adalah jawaban atas pertanyaan: "Berapa persen kerugian terburuk yang pernah saya alami jika saya membeli di puncak tertinggi dan menjual di titik terendah?" Berbeda dengan sekadar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  2. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  3. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  4. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  5. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  6. Menentukan Risk per Trade: Aturan Emas 1-2% yang Melindungi Modal Anda
  7. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  8. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  9. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  10. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas

TradingView Chart - PTSP