Update: Jumat, 22 Mei 2026

DPUM

PT. Dua Putra Utama Makmur Tbk.

Rp 202
+3.59%
Volume
89.255 lot
MA 5
201
MA 20
155
RSI
75.00
High
208
Low
183

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
5.87%
Support (10d)
118
Resistance (10d)
236
Volume Trend (10d)
+621.9%
Score
65
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
71.19 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (75.0) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 28.406 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DPUM saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 75.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp118, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp236.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 206 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 222 - 232 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 188 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!

Setiap investor saham, dari pemula hingga profesional, pasti pernah mengalami momen yang tidak mengenakkan: baru saja membeli sebuah saham, harganya langsung turun. Rasa cemas, kecewa, bahkan takut langsung menghampiri. Pertanyaan seperti “Apakah saya salah beli?” atau “Haruskah saya jual sekarang?” sering muncul. Namun, perlu dipahami bahwa fluktuasi harga adalah sifat alami dari pasar saham. Yang membedakan investor sukses dari yang lain bukanlah kemampuuan menghindari penurunan, melainkan kemampuan mengelola psikologi saat menghadapinya. Berikut adalah panduan praktis untuk menjaga kestabilan emosi Anda saat portofolio merosot. 1. Pahami Dulu: Apakah Ini Koreksi Wajar atau Fundamental yang Rusak? Langkah pertama yang paling krusial adalah jangan bereaksi sebelum menganalisis. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah seluruh pasar sedang turun (koreksi/ bearish)? Jika iya, penurunan saham Anda mungkin hanya ikut-ikutan. Ini adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  2. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  3. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  4. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  5. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  6. Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa
  7. Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang
  8. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  9. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  10. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan

TradingView Chart - DPUM