Update: Kamis, 20 Agustus 2026

DPUM

PT. Dua Putra Utama Makmur Tbk.

Rp 97
-2.02%
Volume
91.231 lot
MA 5
97
MA 20
98
RSI
50.00
High
99
Low
95
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.39%
Support (10d)
95
Resistance (10d)
103
Volume Trend (10d)
-58.4%
Score
45
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4.037 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DPUM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.39%. Area support terdekat berada di sekitar Rp95, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp103.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 95, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales): Ukuran Terbaik untuk Saham yang Belum Untung

Dalam dunia saham, kebanyakan investor akrab dengan PER (Price to Earnings Ratio). Tapi bagaimana cara menilai perusahaan yang sedang dalam masa pertumbuhan cepat tetapi belum menghasilkan laba? Atau perusahaan yang sengaja membakar laba untuk ekspansi? Di sinilah Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales) menjadi senjata rahasia para investor profesional. EV/Sales adalah alat valuasi yang tidak peduli dengan struktur modal perusahaan dan tidak terganggu oleh laba yang masih negatif. Artikel ini akan membahas apa itu EV/Sales, bagaimana menghitungnya, kapan harus menggunakannya, serta bagaimana membedakan saham yang "mahal secara wajar" dengan yang "benar-benar gelembung". 1. Apa Itu Enterprise Value (EV) dan EV/Sales? Enterprise Value (EV) adalah nilai total perusahaan yang mencerminkan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk "membeli" seluruh perusahaan secara utuh—termasuk utang dan ekuitas. Rumus Enterprise...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  2. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  3. Disposisi Effect: Mengapa Kita Cepat Jual Saham Profit, tapi Tahan Saham Rugi
  4. Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham
  5. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  6. Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital
  7. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  8. Membaca Perubahan Sentimen Pasar dengan Sikap: Antara Mengikuti Arus dan Tetap Rasional
  9. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  10. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai

TradingView Chart - DPUM