Update: Senin, 6 Juli 2026

BTON

PT. Betonjaya Manunggal Tbk.

Rp 344
-0.58%
Volume
10 lot
MA 5
348
MA 20
350
RSI
46.00
High
346
Low
342
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.40%
Support (10d)
324
Resistance (10d)
428
Volume Trend (10d)
+257.7%
Score
35
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-8.02 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (46.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BTON saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.40%. Area support terdekat berada di sekitar Rp324, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp428.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 308 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika

Dalam dunia investasi saham, tidak semua keputusan berasal dari analisis fundamental atau teknikal yang matang. Sering kali, emosi lah yang menjadi panglima. Salah satu emosi paling berbahaya dan umum dialami oleh trader maupun investor ritel adalah Fear of Missing Out, atau yang lebih dikenal dengan singkatan FOMO. Apa Itu FOMO dalam Saham? FOMO adalah perasaan cemas atau takut ketinggalan momen keuntungan besar yang sedang dinikmati oleh investor lain. Dalam konteks pasar modal, FOMO biasanya muncul ketika harga suatu saham sedang naik cepat (rally) atau ketika ada "saham gorengan" yang sedang ramai diperbincangkan di forum, grup media sosial, atau saluran komunikasi lainnya. Gejala FOMO antara lain: Melihat harga saham naik 20-30% dalam sehari, lalu merasa "rugi" karena tidak ikut membeli dari awal. Membeli saham hanya karena...

Artikel menarik lainnya:

  1. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  2. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  3. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  4. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  5. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  6. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  7. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  8. Mengintip “Gunung Es” Laporan Keuangan: Analisis Off-Balance Sheet Items dalam Dunia Saham
  9. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  10. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?

TradingView Chart - BTON