Update: Kamis, 20 Agustus 2026

RMKO

PT. Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.

Rp 290
-0.68%
Volume
44.829 lot
MA 5
284
MA 20
291
RSI
53.85
High
296
Low
284
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.44%
Support (10d)
272
Resistance (10d)
314
Volume Trend (10d)
+45.8%
Score
45
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-12.12 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -3.166 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RMKO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.44%. Area support terdekat berada di sekitar Rp272, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp314.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 272, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola candlestick dua hari yang terlihat seperti "kebangkitan" adalah sinyal pembalikan. Salah satu pola yang paling sering disalahartikan oleh trader pemula adalah Thrusting Pattern. Banyak trader melihat lilin kedua yang bergerak melawan arah tren dan langsung menganggap itu sebagai sinyal pembalikan. Padahal, Thrusting Pattern justru sering kali merupakan sinyal kelanjutan tren (continuation pattern) , bukan pembalikan. Kesalahan interpretasi ini bisa berakibat fatal pada hasil trading. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi Thrusting Pattern (bullish dan bearish), karakteristiknya, mengapa pola ini justru menunjukkan kelanjutan tren, serta cara membedakannya dengan pola pembalikan seperti Piercing Line dan On-Neck Line. Apa Itu Thrusting Pattern? Thrusting Pattern adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin. Secara visual, pola ini sangat...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  2. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  3. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  4. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  5. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  6. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  7. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat
  8. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  9. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  10. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren

TradingView Chart - RMKO