Update: Jumat, 22 Mei 2026

BTPS

PT. Bank BTPN Syariah Tbk.

Rp 965
+1.05%
Volume
49.771 lot
MA 5
973
MA 20
1.007
RSI
38.89
High
970
Low
945

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.31%
Support (10d)
945
Resistance (10d)
1.025
Volume Trend (10d)
+25.2%
Score
15
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-9.39 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.414 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BTPS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.31%. Area support terdekat berada di sekitar Rp945, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.025.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 898 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?

Dalam dunia saham, istilah "murah" seringkali menarik perhatian. Namun, ada tingkatan "murah" yang ekstrem: ketika harga saham jatuh jauh di bawah nilai buku perusahaan. Ini disebut Distress Price to Book Value (PBV Distress) —sebuah kondisi di mana pasar seolah-olah mengatakan bahwa aset perusahaan hampir tidak berharga. Apakah ini selalu tanda bahaya? Tidak selalu. Bagi investor yang paham, rasio PBV yang sangat rendah bisa menjadi peluang kontrarian yang luar biasa. Namun bagi yang kurang teliti, ini bisa menjadi jebakan (value trap) yang menghancurkan modal. Artikel ini akan membahas apa itu distress PBV, bagaimana mengukurnya, kapan ia menjadi sinyal beli, dan kapan ia menjadi peringatan untuk lari. 1. Apa Itu Distress Price to Book Value (PBV)? Price to Book Value (PBV) adalah rasio yang membandingkan harga saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  2. Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu
  3. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?
  4. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio
  5. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  6. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  7. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  8. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  9. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda
  10. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham

TradingView Chart - BTPS