Update: Kamis, 20 Agustus 2026

BUDI

PT. Budi Starch & Sweetener Tbk.

Rp 216
-1.82%
Volume
2.588 lot
MA 5
220
MA 20
214
RSI
61.11
High
220
Low
214
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.88%
Support (10d)
214
Resistance (10d)
228
Volume Trend (10d)
-6.9%
Score
80
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
5.88 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 203 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BUDI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.88%. Area support terdekat berada di sekitar Rp214, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp228.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 216 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 248 - 270 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 205 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?

Setiap tahun, perusahaan menghasilkan laba. Pertanyaannya: ke mana laba itu pergi? Sebagian mungkin dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen. Sebagian lagi ditahan untuk diinvestasikan kembali ke dalam bisnis. Plowback Ratio (atau Retention Ratio) adalah metrik yang mengukur proporsi laba yang tidak dibagikan sebagai dividen – dengan kata lain, laba yang "ditanam kembali" ke dalam perusahaan. Angka ini mencerminkan filosofi manajemen: apakah mereka lebih suka mengembalikan uang ke pemegang saham sekarang, atau menginvestasikannya untuk pertumbuhan di masa depan. Artikel ini akan membedah apa itu plowback ratio, bagaimana menghitungnya, serta bagaimana investor seharusnya menyikapinya dalam keputusan membeli saham. Apa Itu Plowback Ratio? Plowback ratio (retention ratio) adalah persentase laba bersih yang ditahan oleh perusahaan dan tidak dibayarkan sebagai dividen. Laba yang ditahan ini menjadi tambahan modal sendiri...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  2. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  3. Mengintip “Gunung Es” Laporan Keuangan: Analisis Off-Balance Sheet Items dalam Dunia Saham
  4. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  5. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  6. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  7. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  8. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  9. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda
  10. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas

TradingView Chart - BUDI