Update: Rabu, 10 Juni 2026

BTEK

PT. Bumi Teknokultura Unggul Tbk

Rp 11
+10.00%
Volume
696.070 lot
MA 5
10
MA 20
11
RSI
44.44
High
11
Low
11
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.94%
Support (10d)
9
Resistance (10d)
12
Volume Trend (10d)
-21.0%
Score
60
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-21.43 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (44.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5.223 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BTEK saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 44.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.94%. Area support terdekat berada di sekitar Rp9, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp12.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 11 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 12 - 13 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 10 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari berbagai pola segitiga, kini saatnya mengenal pola yang bentuknya mirip tetapi memiliki implikasi yang sangat berbeda: Rising Wedge atau Wedge Naik. Rising Wedge adalah salah satu pola yang paling sering disalahartikan oleh trader pemula. Secara visual, pola ini terlihat bullish karena garis-garisnya miring ke atas. Namun, dalam konteks tertentu, Rising Wedge justru merupakan pola bearish continuation – artinya ia menandakan bahwa setelah periode konsolidasi, tren turun akan berlanjut. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Rising Wedge sebagai pola bearish continuation, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Rising Wedge? Rising Wedge adalah pola konsolidasi yang terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis trendline yang sama-sama miring ke atas,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dividen Reinvestment Plan (DRIP): Cara Cerdas Meningkatkan Return Investasi
  2. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  3. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  4. Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum
  5. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  6. Refleksi Akhir Tahun: Bukan Tentang Profit, Tapi Proses
  7. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif
  8. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?
  9. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  10. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem

TradingView Chart - BTEK