Update: Jumat, 22 Mei 2026

BUVA

PT. Bukit Uluwatu Villa Tbk.

Rp 720
+3.60%
Volume
3.927.438 lot
MA 5
816
MA 20
1.032
RSI
25.17
High
730
Low
615

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.71%
Support (10d)
615
Resistance (10d)
1.140
Volume Trend (10d)
+11.1%
Score
70
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-40.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (25.2) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 195.666 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BUVA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.71%. Area support terdekat berada di sekitar Rp615, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.140.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 734 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 792 - 828 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 670 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar trader lebih fokus mencari sinyal beli. Akibatnya, sinyal jual yang justru melindungi modal sering diabaikan. Salah satu pola jual yang paling tegas namun jarang dipahami dengan baik adalah Stalled Pattern. Pola tiga candlestick ini merupakan "versi ekstrem" dari Advance Block. Jika Anda melihat Stalled Pattern di akhir tren naik yang panjang, bersiaplah karena harga berpotensi mengalami koreksi tajam. Apa Itu Stalled Pattern? Stalled Pattern adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul setelah uptrend yang kuat. Namanya mencerminkan kondisi sebenarnya: harga seperti "tersendat" atau mogok di tengah jalan meskipun secara visual candlestick masih berwarna hijau. Sinyal yang diberikan adalah pembalikan bearish yang lebih kuat dibandingkan Advance Block. Pola ini memberi tahu bahwa pembeli sudah benar-benar kehabisan tenaga. Karakteristik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  2. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar
  3. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  4. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER
  5. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  6. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  7. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  8. Churn Rate: Mengukur Kebocoran Pelanggan Sebelum Saham Anjlok
  9. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  10. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?

TradingView Chart - BUVA