Update: Senin, 6 Juli 2026

CHEM

PT. Chemstar Indonesia Tbk.

Rp 64
+12.28%
Volume
1.166.283 lot
MA 5
58
MA 20
59
RSI
52.38
High
69
Low
57
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.28%
Support (10d)
55
Resistance (10d)
69
Volume Trend (10d)
+103.3%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-14.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.4)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.117 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CHEM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.28%. Area support terdekat berada di sekitar Rp55, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp69.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 69 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 76, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 55 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya

Investasi saham sering digambarkan sebagai perjalanan solo. Layar monitor, grafik harga, dan keputusan beli-jual yang harus diambil sendiri dalam hitungan detik. Namun, realitasnya justru sebaliknya. Banyak kesalahan terbesar dalam saham terjadi bukan karena kurangnya analisis, tetapi karena tidak ada orang lain yang mengingatkan kita saat emosi mulai mengambil alih. Di sinilah peran accountability partner atau mitra akuntabilitas menjadi sangat penting. Artikel ini akan membahas mengapa memiliki seseorang yang membantu Anda tetap disiplin bisa menjadi pembeda antara sukses jangka panjang dan kegagalan yang berulang. 1. Apa Itu Accountability Partner dalam Konteks Saham? Accountability partner adalah seseorang yang bertugas membantu Anda tetap bertanggung jawab terhadap rencana dan komitmen investasi yang telah Anda buat sendiri. Mereka bukanlah penasihat keuangan profesional yang memberi rekomendasi saham. Juga bukan teman yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham
  2. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  3. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?
  4. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  5. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  6. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  7. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  8. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  9. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  10. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan

TradingView Chart - CHEM