Update: Kamis, 20 Agustus 2026

PACK

PT. Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk.

Rp 352
+10.00%
Volume
950.752 lot
MA 5
313
MA 20
262
RSI
82.47
High
352
Low
332
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
4.18%
Support (10d)
246
Resistance (10d)
352
Volume Trend (10d)
+35.2%
Score
45
Win Rate (30d)
60 %
P/L (30d)
66.04 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (82.5) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -31.404 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PACK saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 82.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.18%. Area support terdekat berada di sekitar Rp246, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp352.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 246, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!

Ketika Anda memutuskan untuk membuka rekening di perusahaan sekuritas, Anda akan disambut dengan dua istilah yang sekilas mirip tetapi memiliki fungsi yang sangat berbeda: Rekening Dana Efek (RDN) dan Rekening Saham (atau Rekening Efek). Banyak pemula mengira keduanya sama, atau bahkan tidak tahu bahwa mereka memiliki dua rekening terpisah. Padahal, memahami perbedaan antara RDN dan rekening saham adalah fondasi penting agar Anda tidak salah dalam menyetor uang, menarik dana, atau membaca saldo di aplikasi trading. Artikel ini akan menjelaskan secara sederhana apa itu kedua rekening tersebut, fungsi masing-masing, perbedaan utamanya, serta bagaimana cara menggunakannya dengan benar. Bagian 1: Analogi Sederhana untuk Memahami Kedua Rekening Sebelum masuk ke definisi formal, mari kita gunakan analogi yang mudah dicerna. Bayangkan Anda ingin membeli koleksi koin langka di sebuah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi
  2. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  3. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  4. Overthinking vs Underthinking: Dua Ekstrem yang Sama-sama Berbahaya dalam Investasi Saham
  5. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  6. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?
  7. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  8. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  9. ARPU: Mata Uang Baru dalam Valuasi Saham Perusahaan Digital
  10. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek

TradingView Chart - PACK