Update: Jumat, 17 Juli 2026

CLEO

PT. Sariguna Primatirta Tbk.

Rp 380
0.00%
Volume
33.743 lot
MA 5
381
MA 20
379
RSI
55.00
High
382
Low
378
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.26%
Support (10d)
374
Resistance (10d)
394
Volume Trend (10d)
+62.6%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
6.15 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.685 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CLEO saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.26%. Area support terdekat berada di sekitar Rp374, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp394.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 394 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 433, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 374 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator

Dalam analisis teknikal, salah satu tantangan terbesar adalah memilih indikator yang tepat. Trader sering menggunakan RSI untuk momentum jangka pendek, MACD untuk jangka menengah, dan indikator lain untuk jangka panjang. Bagaimana jika ada satu indikator yang menggabungkan semuanya? Itulah KST Indicator (Know Sure Thing) . Dikembangkan oleh analis teknikal Martin Pring, KST adalah indikator momentum yang menggabungkan empat rate of change (ROC) dengan periode yang berbeda — dari jangka pendek hingga jangka panjang — menjadi satu sinyal yang terintegrasi. Namanya sendiri "Know Sure Thing" mencerminkan keyakinan bahwa indikator ini memberikan sinyal yang lebih andal karena mempertimbangkan berbagai horizon waktu. Bagi trader yang ingin menyederhanakan analisis tanpa kehilangan kedalaman informasi, KST adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik KST Indicator KST adalah indikator osilator yang menghitung...

Artikel menarik lainnya:

  1. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  2. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  3. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri
  4. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  5. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  6. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  7. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  8. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  9. NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang
  10. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated

TradingView Chart - CLEO