Update: Kamis, 20 Agustus 2026

CLEO

PT. Sariguna Primatirta Tbk.

Rp 404
+6.32%
Volume
298.312 lot
MA 5
383
MA 20
382
RSI
63.64
High
416
Low
380
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.07%
Support (10d)
370
Resistance (10d)
416
Volume Trend (10d)
+70.2%
Score
100
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
5.76 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.6)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 13.556 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CLEO saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.07%. Area support terdekat berada di sekitar Rp370, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp416.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 404 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 465 - 505 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 384 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik

Tidak ada momen yang lebih menegangkan dalam investasi saham selain saat pasar sedang crash. IHSG jatuh ratusan poin dalam hitungan hari. Layar monitor Anda dipenuhi warna merah. Nilai portofolio Anda menyusut 10 persen, lalu 20 persen, lalu 30 persen. Berita buruk datang silih berganti. Rekan-rekan trader di grup WhatsApp panik dan saling melempar isu. Di saat seperti ini, logika seringkali berhenti bekerja. Yang menggantikannya adalah amigdala, bagian otak yang bertanggung jawab atas respons takut dan panik. Dan amigdala tidak pandai mengambil keputusan keuangan. Mengendalikan emosi saat pasar crash bukanlah sekadar tips tambahan untuk menjadi trader yang lebih baik. Ia adalah keterampilan bertahan hidup. Mereka yang bisa mengendalikan emosinya akan keluar dari krisis dengan modal utuh, siap untuk peluang besar yang selalu muncul setelah kehancuran. Mereka...

Artikel menarik lainnya:

  1. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  2. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  3. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  4. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  5. Analisis EBITDA: Senjata Ampuh yang Juga Bisa Menyesatkan
  6. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  7. Mitos Saham yang Sering Salah: Jangan Terjebak!
  8. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  9. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  10. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan

TradingView Chart - CLEO