Update: Senin, 6 Juli 2026

CLEO

PT. Sariguna Primatirta Tbk.

Rp 378
-1.05%
Volume
44.717 lot
MA 5
377
MA 20
373
RSI
40.54
High
382
Low
374
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.11%
Support (10d)
360
Resistance (10d)
390
Volume Trend (10d)
-50.4%
Score
65
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-3.57 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (40.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -762 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CLEO saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.11%. Area support terdekat berada di sekitar Rp360, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp390.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 386 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 416 - 435 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 352 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda

Dua kalimat berikut menyampaikan informasi yang sama persis, tetapi menghasilkan reaksi yang sangat berbeda: Kalimat A: "Dari 100 orang yang membeli saham ini, 80 orang mendapatkan keuntungan." Kalimat B: "Dari 100 orang yang membeli saham ini, 20 orang mengalami kerugian." Kalimat mana yang membuat Anda lebih tertarik untuk membeli? Jika Anda memilih Kalimat A, selamat. Anda merespons secara normal. Padahal kedua kalimat itu menyampaikan fakta yang identik: tingkat keberhasilan 80%. Hanya cara penyajiannya yang berbeda. Inilah yang disebut framing bias—kecenderungan manusia untuk mengambil keputusan berbeda tergantung pada bagaimana suatu informasi disajikan (dibingkai), meskipun informasi tersebut secara substansi setara. Apa Itu Framing Bias? Framing bias adalah bias kognitif di mana seseorang bereaksi secara berbeda terhadap suatu pilihan tergantung pada apakah pilihan tersebut disajikan dalam kerangka keuntungan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  2. Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang
  3. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan
  4. Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter
  5. Jembatan antara Utang dan Ekuitas: Memahami Rasio Konversi Obligasi Konversi
  6. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  7. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?
  8. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  9. Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)
  10. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi

TradingView Chart - CLEO