Update: Jumat, 22 Mei 2026

COIN

PT. Indokripto Koin Semesta Tbk.

Rp 835
+3.73%
Volume
45.850 lot
MA 5
876
MA 20
1.092
RSI
23.70
High
835
Low
710

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.75%
Support (10d)
710
Resistance (10d)
1.315
Volume Trend (10d)
-12.9%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-37.45 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (23.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6.462 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham COIN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.75%. Area support terdekat berada di sekitar Rp710, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.315.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.315 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.447, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 710 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang

Dalam dunia saham, ada satu kategori emiten yang paling menarik sekaligus paling berbahaya: startup teknologi yang masih merugi. Mereka menjanjikan pertumbuhan eksponensial, menguasai pasar dengan diskon besar-besaran, dan mencatatkan lonjakan jumlah pengguna yang spektakuler. Namun di balik semua itu, ada pertanyaan sederhana yang sering dilupakan investor pemula: “Berapa lama perusahaan ini bisa bertahan sebelum kehabisan uang?” Jawabannya terletak pada Burn Rate. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu burn rate, bagaimana menghitungnya, mengapa rasio ini menjadi penentu hidup mati sebuah startup, serta bagaimana investor saham bisa menggunakannya untuk menghindari jebakan perusahaan yang akan tumbang. Apa Itu Burn Rate? Burn Rate adalah kecepatan sebuah perusahaan menghabiskan (membakar) kasnya untuk membiayai operasional, terutama ketika perusahaan tersebut masih merugi dan belum menghasilkan arus kas positif. Burn rate...

Artikel menarik lainnya:

  1. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  2. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  3. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  4. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  5. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  6. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  7. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  8. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  9. Rasio ROE (Return on Equity) untuk Screening Saham
  10. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal

TradingView Chart - COIN