Update: Senin, 5 Oktober 2026

COIN

PT. Indokripto Koin Semesta Tbk.

Rp 740
+1.37%
Volume
165.534 lot
MA 5
736
MA 20
774
RSI
53.52
High
760
Low
725
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.05%
Support (10d)
705
Resistance (10d)
915
Volume Trend (10d)
-4.5%
Score
40
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
-12.43 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -6.562 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham COIN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.05%. Area support terdekat berada di sekitar Rp705, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp915.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 705, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat

Dalam dunia saham, ada perusahaan yang bisnisnya fokus pada satu sektor—mudah dianalisis. Namun ada pula yang memiliki multiple segment, yaitu beroperasi di beberapa lini bisnis yang berbeda. Mulai dari konglomerat yang bisnisnya mencakup properti, infrastruktur, dan konsumen, hingga perusahaan teknologi yang memiliki divisi cloud, iklan, dan perangkat keras. Valuasi perusahaan multiple segment tidak bisa dilakukan dengan pendekatan tradisional seperti PER atau PBV secara agregat. Anda harus membongkar nilai per segmen, lalu menjumlahkannya. Artikel ini akan membahas metode Sum of The Parts (SOTP) valuation, tantangan yang dihadapi, serta bagaimana menemukan peluang ketika pasar salah menghargai perusahaan multi-segment. 1. Apa Itu Perusahaan dengan Multiple Segment? Multiple segment berarti perusahaan memiliki lebih dari satu lini bisnis yang dapat diidentifikasi secara terpisah, biasanya dengan karakteristik: Produk atau jasa yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  2. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  3. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  4. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula
  5. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  6. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  7. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  8. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  9. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  10. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams

TradingView Chart - COIN