Update: Jumat, 10 Juli 2026

PSSI

PT. IMC Pelita Logistik Tbk.

Rp 294
+0.68%
Volume
8.533 lot
MA 5
285
MA 20
285
RSI
50.88
High
298
Low
286
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.00%
Support (10d)
268
Resistance (10d)
300
Volume Trend (10d)
-1.3%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-5.16 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.031 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PSSI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.00%. Area support terdekat berada di sekitar Rp268, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp300.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 300 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 330, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 268 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas

Dalam analisis teknikal candlestick, Steve Nison adalah tokoh yang memperkenalkan seni membaca candlestick Jepang ke dunia Barat. Salah satu kontribusinya yang paling penting adalah klasifikasi tentang gap (celah harga). Selain tiga jenis gap utama yang dikenal secara luas—Breakaway Gap, Runaway Gap, dan Exhaustion Gap—Nison juga mengidentifikasi beberapa pola gap tambahan yang memiliki karakteristik dan implikasi tersendiri. Artikel ini akan membahas tiga jenis gap tambahan dari perspektif Steve Nison: Side-by-Side Gap, Up Gap Tasuki, dan Down Gap Tasuki. Ketiga pola ini sering luput dari perhatian trader pemula, padahal dapat menjadi sinyal yang sangat berguna untuk mengonfirmasi tren atau mengidentifikasi potensi pembalikan. Mengapa Gap Itu Penting? Sebelum membahas ketiga pola tambahan, mari kita pahami mengapa gap begitu penting dalam analisis candlestick. Gap terjadi ketika harga pembukaan...

Artikel menarik lainnya:

  1. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  2. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  3. Dividen Reinvestment Plan (DRIP): Cara Cerdas Meningkatkan Return Investasi
  4. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER
  5. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  6. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  7. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  8. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif
  9. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  10. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern

TradingView Chart - PSSI