Update: Kamis, 20 Agustus 2026

CRSN

PT. Carsurin Tbk.

Rp 123
+4.24%
Volume
37.416 lot
MA 5
121
MA 20
113
RSI
69.23
High
133
Low
117
Nilai
85/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.79%
Support (10d)
107
Resistance (10d)
136
Volume Trend (10d)
+184.4%
Score
85
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
21.78 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (69.2)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -125 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CRSN saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 69.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.79%. Area support terdekat berada di sekitar Rp107, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp136.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 123 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 141 - 154 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 117 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal

Dalam analisis teknikal, salah satu tantangan terbesar adalah menyatukan berbagai indikator yang kadang memberikan sinyal berbeda. Sebuah saham mungkin menunjukkan RSI overbought, tetapi MACD masih bullish, dan moving average masih naik. Mana yang harus Anda percaya? Chande Trend Meter (CTM) , yang dikembangkan oleh Tushar Chande (tokoh di balik indikator Chande Momentum Oscillator dan Qstick), adalah solusi untuk masalah ini. CTM menggabungkan beberapa indikator teknikal dalam berbagai time frame menjadi satu skor tunggal antara 0 hingga 100. Hasilnya adalah ukuran yang mudah dipahami tentang seberapa kuat tren suatu saham — tanpa harus menafsirkan puluhan indikator secara terpisah. Bagi trader yang ingin menyederhanakan proses analisis tanpa kehilangan kedalaman informasi, Chande Trend Meter adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Chande Trend Meter Chande Trend Meter adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  2. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen
  3. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  4. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  5. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  6. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  7. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  8. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  9. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  10. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal

TradingView Chart - CRSN