Update: Rabu, 10 Juni 2026

CRSN

PT. Carsurin Tbk.

Rp 96
+2.13%
Volume
4.746 lot
MA 5
94
MA 20
105
RSI
25.00
High
108
Low
92
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.29%
Support (10d)
83
Resistance (10d)
109
Volume Trend (10d)
+27.5%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-18.64 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (25.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -443 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CRSN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.29%. Area support terdekat berada di sekitar Rp83, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp109.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 109 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 120, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 83 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah dokumen paling digemari investor. Di dalamnya tertera pendapatan, laba kotor, laba operasi, hingga laba bersih—angka-angka yang menjadi dasar keputusan beli atau jual saham. Namun ada satu fakta yang jarang disadari: laporan laba rugi juga merupakan tempat favorit untuk "bermain-main" dengan angka. Kecurangan laporan keuangan (financial statement fraud) tidak selalu terjadi di neraca. Justru, laboratorium utama rekayasa angka seringkali ada di laporan laba rugi. Pengakuan pendapatan fiktif, manipulasi beban, rekayasa laba (earnings management), hingga "big bath accounting"—semua jejaknya tertinggal di laporan laba rugi. Artikel ini akan membahas teknik-teknik mendeteksi potensi kecurangan hanya dengan membaca laporan laba rugi secara cermat. Anda tidak perlu menjadi auditor; Anda hanya perlu tahu pola-pola aneh yang menjadi "tanda tangan" kecurangan. Mengapa Laporan Laba Rugi Rentan terhadap Kecurangan?...

Artikel menarik lainnya:

  1. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  2. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  3. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  4. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  5. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  6. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  7. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  8. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  9. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  10. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat

TradingView Chart - CRSN