Update: Senin, 5 Oktober 2026

CTBN

PT. Citra Tubindo Tbk.

Rp 2.840
+0.35%
Volume
104 lot
MA 5
2.892
MA 20
3.008
RSI
26.19
High
2.860
Low
2.820
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.00%
Support (10d)
2.780
Resistance (10d)
3.130
Volume Trend (10d)
-19.6%
Score
30
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-10.97 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (26.2) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -33 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CTBN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.00%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.780, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.130.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.641 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan

Sebagian besar investor saham sangat fokus pada satu pertanyaan: "Seberapa dalam portofolio saya bisa jatuh?" Mereka menghitung Maximum Drawdown dengan saksama, mencari angka kerugian terburuk dalam persentase. Namun, ada pertanyaan lain yang tidak kalah penting tetapi jarang ditanyakan: "Berapa lama saya akan terperosok sebelum kembali ke titik impas?" Drawdown Duration adalah metrik yang menjawab pertanyaan kedua. Ia mengukur berapa lama portofolio Anda berada di bawah puncak tertinggi sebelumnya, mulai dari saat penurunan terjadi hingga saat pulih sepenuhnya. Artikel ini akan membahas mengapa durasi pemulihan seringkali lebih menyiksa daripada kedalaman kerugian itu sendiri. Apa Itu Drawdown Duration? Drawdown Duration adalah panjang waktu (biasanya diukur dalam hari, bulan, atau tahun) yang dibutuhkan portofolio untuk pulih dari suatu penurunan hingga kembali mencapai puncak tertinggi sebelumnya. Dua jenis Drawdown...

Artikel menarik lainnya:

  1. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  2. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif
  3. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  4. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar
  5. Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi
  6. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?
  7. Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum
  8. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  9. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  10. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda

TradingView Chart - CTBN