Update: Jumat, 10 Juli 2026

KDSI

PT. Kedawung Setia Industrial Tbk.

Rp 440
0.00%
Volume
102 lot
MA 5
437
MA 20
437
RSI
50.00
High
440
Low
440
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.88%
Support (10d)
424
Resistance (10d)
442
Volume Trend (10d)
-61.0%
Score
45
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-2.22 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -3 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KDSI saat ini menunjukkan kecenderungan sideways pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.88%. Area support terdekat berada di sekitar Rp424, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp442.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 424, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham

"Semua orang beli, saya juga beli." "Teman-teman di grup pada jual, saya ikut jual saja." "Lihat tuh, harga naik terus. Pasti ada sesuatu yang mereka tahu yang saya tidak tahu." Pernahkah Anda merasakan dorongan kuat untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh mayoritas investor lain, tanpa benar-benar memahami alasannya? Jika ya, Anda sedang mengalami herding behavior—fenomena di mana seseorang mengikuti perilaku kerumunan (herd) meskipun bertentangan dengan analisis atau keyakinan pribadinya. Apa Itu Herding Behavior? Herding behavior adalah kecenderungan individu untuk meniru tindakan sekelompok orang yang lebih besar, terutama dalam situasi yang tidak pasti. Dalam konteks pasar saham, ini berarti investor membeli atau menjual saham bukan berdasarkan analisis fundamental atau teknis, melainkan karena "orang lain juga melakukannya". Fenomena ini bukanlah hal baru. Dalam sejarah pasar modal, herding...

Artikel menarik lainnya:

  1. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  2. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  3. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  4. PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?
  5. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  6. Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham
  7. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  8. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  9. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  10. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia

TradingView Chart - KDSI