Update: Jumat, 17 Juli 2026

CTTH

PT. Citatah Tbk.

Rp 125
-8.76%
Volume
533.773 lot
MA 5
119
MA 20
120
RSI
56.58
High
138
Low
123
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
6.67%
Support (10d)
105
Resistance (10d)
147
Volume Trend (10d)
+42.6%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
11.61 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.6)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -8.262 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CTTH saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.67%. Area support terdekat berada di sekitar Rp105, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp147.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 147 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 162, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 105 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin

Dalam dunia medis, kecanduan identik dengan narkoba, alkohol, atau judi. Namun, tahukah Anda bahwa trading saham secara psikologis dapat memicu mekanisme kecanduan yang hampir sama persis? Banyak investor ritel yang tidak menyadari bahwa mereka tidak lagi berinvestasi secara rasional—melainkan sedang "mengejar dopamin". Gejalanya klasik: bolak-balik membuka aplikasi trading setiap beberapa menit, merasakan euforia saat harga naik, lalu frustrasi berat saat turun, namun tetap tidak bisa berhenti. Fenomena ini dikenal dalam neurosains sebagai dopamine-driven trading addiction atau gangguan kecanduan dopamin dalam perdagangan saham. Apa Itu Dopamin dan Mengapa Berbahaya? Dopamin adalah neurotransmitter di otak yang bertanggung jawab atas rasa senang, motivasi, dan penghargaan. Secara evolusi, dopamin membuat kita ingin mengulangi perilaku yang mendatangkan keuntungan (makan, berhubungan sosial, meraih target). Namun, sistem dopamin dapat dibajak oleh reward...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  2. Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading
  3. Capex vs Maintenance Capex: Membedakan Investasi Ekspansi dan Biaya Pemeliharaan
  4. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  5. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  6. Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index
  7. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  8. PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?
  9. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  10. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?

TradingView Chart - CTTH