Update: Jumat, 22 Mei 2026

CTTH

PT. Citatah Tbk.

Rp 182
-9.90%
Volume
3.987 lot
MA 5
198
MA 20
178
RSI
69.32
High
182
Low
182

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
6.15%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
182
Volume Trend (10d)
-100.0%
Score
75
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
156.34 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (69.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 19 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CTTH saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 69.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.15%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp182.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 182 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 209 - 228 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 173 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas

Dalam artikel sebelumnya, kita telah membahas Fibonacci Retracement yang digunakan untuk mencari level pullback (koreksi) dalam sebuah tren. Namun, setelah harga menyelesaikan koreksi dan melanjutkan tren, pertanyaan selanjutnya muncul: Sampai di mana harga akan bergerak? Inilah saatnya Fibonacci Extension berperan. Jika retracement membantu Anda menjawab "di mana saya harus membeli?", maka extension membantu menjawab "di mana saya harus menjual?". Fibonacci Extension digunakan untuk memproyeksikan seberapa jauh harga akan bergerak setelah menembus titik tertinggi (dalam uptrend) atau titik terendah (dalam downtrend) sebelumnya. Level-level kuncinya adalah 127.2%, 161.8%, dan 261.8% – angka-angka yang mewakili rasio emas dan kelipatannya. Apa Itu Fibonacci Extension? Fibonacci Extension adalah alat untuk memprediksi target harga di luar swing terakhir. Ia memproyeksikan sejauh mana pergerakan harga berikutnya berdasarkan panjang pergerakan sebelumnya. Perbedaan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  2. Menentukan Stop Loss dan Take Profit yang Realistis: Seni Melindungi Modal dan Mengamankan Keuntungan
  3. Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka
  4. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  5. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  6. Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham
  7. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  8. Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang
  9. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  10. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band

TradingView Chart - CTTH