Update: Senin, 6 Juli 2026

CTTH

PT. Citatah Tbk.

Rp 122
+3.39%
Volume
50.305 lot
MA 5
115
MA 20
127
RSI
39.78
High
126
Low
118
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
6.76%
Support (10d)
98
Resistance (10d)
153
Volume Trend (10d)
-53.2%
Score
30
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-39.60 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (39.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -438 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CTTH saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.76%. Area support terdekat berada di sekitar Rp98, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp153.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 93 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend

Di era ekonomi berbasis pengetahuan, tidak semua investasi perusahaan tercermin dalam laba hari ini. Perusahaan farmasi menghabiskan miliaran dolar untuk riset obat baru yang mungkin baru menghasilkan pendapatan 5-10 tahun mendatang. Perusahaan teknologi membangun pusat riset kecerdasan buatan yang hasilnya baru akan terlihat satu dekade kemudian. Perusahaan semikonduktor mendesain chip generasi berikutnya yang akan menjadi tulang punggung industri di masa depan. Pengeluaran Riset dan Pengembangan (R&D - Research & Development) adalah investasi untuk masa depan yang dalam laporan keuangan diperlakukan sebagai beban saat ini—bukan sebagai aset. Akibatnya, perusahaan dengan R&D besar seringkali melaporkan laba yang lebih rendah dari kemampuan sebenarnya, sehingga rasio-rasio seperti PER menjadi menyesatkan. Di sinilah rasio Price to R&D Spend (P/R&D) berperan. Rasio ini mengukur berapa banyak pasar bersedia membayar untuk setiap...

Artikel menarik lainnya:

  1. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  2. Mengidentifikasi Black Swan Risk: Melindungi Portofolio dari Peristiwa Langka yang Dahsyat
  3. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  4. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  5. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  6. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda
  7. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  8. Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham
  9. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  10. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar

TradingView Chart - CTTH