Update: Kamis, 20 Agustus 2026

DEWA

PT. Darma Henwa Tbk

Rp 456
+3.64%
Volume
5.705.855 lot
MA 5
448
MA 20
456
RSI
51.95
High
462
Low
448
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.16%
Support (10d)
438
Resistance (10d)
496
Volume Trend (10d)
-38.1%
Score
45
Win Rate (30d)
60 %
P/L (30d)
37.35 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -287.044 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DEWA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp438, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp496.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 438, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru

Dalam perjalanan sebuah saham, ada momen-momen penting ketika harga keluar dari masa stagnasi dan memulai babak baru. Momen itu seringkali ditandai oleh sebuah lompatan harga yang dramatis: sebuah celah kosong di chart yang tidak diisi oleh aktivitas perdagangan. Celah itu disebut Breakaway Gap. Ia adalah gap pertama yang muncul setelah periode konsolidasi atau pola pembalikan. Lebih dari sekadar lompatan biasa, breakaway gap adalah deklarasi resmi bahwa tren baru telah lahir. Trader yang bisa mengenali breakaway gap sejak dini memiliki keuntungan luar biasa. Mereka bisa masuk di awal tren, sebelum harga bergerak terlalu jauh, dan menikmati pergerakan besar yang mengikuti. Sebaliknya, trader yang melewatkan breakaway gap seringkali mengejar harga yang sudah terlalu tinggi—atau terjebak di arah yang salah. Apa Itu Breakaway Gap? Dalam analisis teknikal,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  2. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  3. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  4. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  5. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  6. Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales): Ukuran Terbaik untuk Saham yang Belum Untung
  7. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  8. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  9. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin
  10. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa

TradingView Chart - DEWA