Update: Kamis, 20 Agustus 2026

DIGI

PT. Arkadia Digital Media Tbk.

Rp 29
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
29
MA 20
29
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?

Return on Equity (ROE) adalah salah satu rasio paling populer di dunia investasi. Rumusnya sederhana: laba bersih dibagi ekuitas pemegang saham. Semakin tinggi ROE, semakin efisien perusahaan dalam menghasilkan laba dari modal yang ditanamkan pemilik. Namun, investor pemula sering membuat kesalahan fatal: membandingkan ROE antar sektor secara mentah. Mereka melihat bank dengan ROE 15% dan pabrik semen dengan ROE 15%, lalu menyimpulkan keduanya sama baiknya. Kesimpulan itu keliru. Artikel ini akan membedah secara mendalam perbedaan interpretasi ROE antara sektor keuangan (bank dan asuransi) dengan sektor manufaktur, serta bagaimana Anda sebagai investor harus menyikapinya. Mengapa ROE Tidak Bisa Dibandingkan Langsung Antar Sektor? Akar perbedaannya terletak pada struktur aset dan sumber pendanaan. Perusahaan manufaktur memiliki pabrik, mesin, dan inventaris. Perusahaan keuangan memiliki pinjaman yang diberikan (bank) atau...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri
  2. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  3. Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula
  4. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  5. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  6. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  7. Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami
  8. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  9. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  10. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor

TradingView Chart - DIGI