Update: Jumat, 22 Mei 2026

TKIM

PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.

Rp 6.050
-7.63%
Volume
118.376 lot
MA 5
6.765
MA 20
8.108
RSI
12.21
High
6.400
Low
5.825

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.26%
Support (10d)
5.825
Resistance (10d)
8.775
Volume Trend (10d)
+460.0%
Score
45
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-35.12 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (12.2) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -28.882 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TKIM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 12.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.26%. Area support terdekat berada di sekitar Rp5.825, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp8.775.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 5.825, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga

Tidak ada satu pun investor di dunia ini yang tidak pernah mengalami kerugian. Warren Buffett pernah rugi miliaran dolar. Peter Lynch pernah membeli saham yang harganya turun 50%. Semua nama besar di dunia investasi memiliki lemari berisi pakaian kegagalan. Yang membedakan mereka dari investor biasa bukanlah kemampuan menghindari kerugian. Itu tidak mungkin. Yang membedakan adalah kemampuan menerima kerugian sebagai biaya belajar—bukan sebagai kegagalan permanen atau luka ego yang tak tersembuhkan. Artikel ini akan membahas psikologi di balik rasa sakit akibat kerugian, dan bagaimana Anda bisa mengubah perspektif sehingga setiap kerugian justru menjadi batu loncatan menuju investor yang lebih baik. 1. Mengapa Kerugian Terasa Begitu Menyakitkan? Sebelum belajar menerima kerugian, kita perlu memahami mengapa otak kita bereaksi begitu keras terhadap kehilangan uang. Ilmu perilaku keuangan menyebut...

Artikel menarik lainnya:

  1. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  2. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  3. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  4. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  5. Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika
  6. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  7. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  8. Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan
  9. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  10. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda

TradingView Chart - TKIM