Update: Senin, 5 Oktober 2026

TKIM

PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.

Rp 7.200
+2.13%
Volume
6.890 lot
MA 5
7.110
MA 20
7.500
RSI
32.35
High
7.200
Low
7.075
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.68%
Support (10d)
6.875
Resistance (10d)
7.625
Volume Trend (10d)
-55.7%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-10.84 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (32.4)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -947 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TKIM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp6.875, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp7.625.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 6.531 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss

Dalam dunia trading saham, banyak sekali indikator teknikal yang digunakan untuk mengenali pola, tren, atau sinyal beli dan jual. Mulai dari Moving Average, RSI, MACD, hingga Bollinger Bands. Namun, ada satu indikator yang kerap dianggap unik karena fungsinya tidak untuk mencari pola. Indikator itu adalah ATR (Average True Range). ATR tidak pernah memberi tahu Anda apakah harga saham akan naik, turun, atau sideways. ATR tidak menghasilkan garis support-resistance dinamis, dan tidak memberikan sinyal overbought atau oversold. Lalu, untuk apa ATR digunakan? Jawabannya sederhana: ATR dirancang khusus untuk mengelola volatilitas dan menentukan stop loss yang adaptif. Apa Itu ATR (Average True Range)? Dikembangkan oleh Welles Wilder (tokoh di balik RSI dan Parabolic SAR), ATR mengukur seberapa besar pergerakan harga suatu saham dalam periode tertentu. Wilder...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  2. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  3. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  4. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  5. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  6. Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang
  7. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  8. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen
  9. Jembatan antara Utang dan Ekuitas: Memahami Rasio Konversi Obligasi Konversi
  10. Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)

TradingView Chart - TKIM