Update: Rabu, 10 Juni 2026

JARR

PT. Jhonlin Agro Raya Tbk.

Rp 1.515
+1.00%
Volume
40.061 lot
MA 5
1.378
MA 20
1.689
RSI
36.17
High
1.600
Low
1.470
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
5.03%
Support (10d)
1.155
Resistance (10d)
1.800
Volume Trend (10d)
-7.1%
Score
45
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-40.12 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (36.2)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.412 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JARR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.03%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.155, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.800.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.155, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan

Dalam dunia analisis fundamental saham, rasio profitabilitas seperti ROE dan ROA memang sering menjadi bintang utama. Namun ada rasio lain yang tidak kalah penting, terutama bagi perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur, ritel, distribusi, dan consumer goods. Rasio tersebut adalah Inventory Turnover atau Perputaran Persediaan. Mengapa rasio ini penting? Karena persediaan adalah salah satu aset terbesar yang dimiliki banyak perusahaan. Persediaan yang terlalu banyak mengikat modal kerja dan meningkatkan biaya penyimpanan. Persediaan yang terlalu sedikit berisiko kehilangan penjualan. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio Inventory Turnover dan bagaimana menggunakannya dalam analisis saham. Apa Itu Inventory Turnover? Inventory Turnover adalah rasio yang mengukur seberapa cepat perusahaan menjual dan mengganti persediaannya dalam suatu periode tertentu (biasanya satu tahun). Rasio ini menunjukkan efisiensi perusahaan dalam mengelola...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  2. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  3. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  4. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  5. Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan
  6. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  7. Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula
  8. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  9. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  10. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem

TradingView Chart - JARR