Update: Selasa, 6 Oktober 2026

TCID

PT. Mandom Indonesia Tbk.

Rp 2.500
+0.40%
Volume
25 lot
MA 5
2.512
MA 20
2.542
RSI
42.86
High
2.520
Low
2.500
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.50%
Support (10d)
2.320
Resistance (10d)
2.660
Volume Trend (10d)
+36.7%
Score
10
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-6.02 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (42.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TCID saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 42.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.50%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.320, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.660.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.204 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading

Ada satu kalimat yang paling sering diucapkan trader saat mereka menahan posisi rugi terlalu lama: "Saya yakin analisis saya benar. Harga pasti akan berbalik." Dan ada satu kalimat yang paling sering diucapkan trader saat mereka memotong profit terlalu cepat: "Saya takut salah. Lebih baik saya ambil untung kecil dulu." Apa kesamaan kedua kalimat itu? Keduanya berpusat pada satu kata: benar. Trader terjebak dalam pola pikir bahwa mereka harus selalu benar. Analisis harus benar. Prediksi harus tepat. Arah harga harus sesuai dengan yang mereka harapkan. Jika tidak, mereka merasa gagal. Pola pikir ini adalah racun terbesar dalam trading. Ia membuat Anda menahan kerugian karena tidak mau mengaku salah. Ia membuat Anda mengambil profit kecil karena takut prediksi Anda meleset. Ia membuat Anda fokus pada ego, bukan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  2. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda
  3. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  4. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  5. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  6. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  7. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  8. Menilai Masa Depan Tanpa Angka Kini: Panduan Valuasi Perusahaan yang Belum Profit
  9. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak
  10. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham

TradingView Chart - TCID