Update: Jumat, 22 Mei 2026

TCID

PT. Mandom Indonesia Tbk.

Rp 2.770
-3.48%
Volume
71 lot
MA 5
2.832
MA 20
2.869
RSI
32.14
High
2.910
Low
2.710

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.35%
Support (10d)
2.710
Resistance (10d)
2.930
Volume Trend (10d)
-51.0%
Score
10
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
2.59 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (32.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -14 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TCID saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.35%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.710, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.930.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.575 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula

Dalam dunia investasi saham, Anda pasti sering mendengar istilah "laba perusahaan". Tapi tahukah Anda bahwa laba itu tidak hanya satu macam? Ada laba operasional dan ada laba bersih. Keduanya sama-sama penting, tetapi memiliki makna yang sangat berbeda. Mari kita pahami dari dasar. Mengapa Penting Memahami Jenis Laba? Sebelum membeli saham, investor ingin tahu: "Sehat tidak sih perusahaan ini?" Jawabannya terletak pada laporan laba rugi. Namun, jika Anda hanya melihat angka laba bersih tanpa memahami komponennya, Anda bisa tertipu. Contoh: Sebuah perusahaan tahun ini labanya naik 300%. Hebat? Belum tentu. Bisa jadi karena menjual anak usaha atau gedung, bukan karena bisnis utamanya membaik. Di sinilah pentingnya memahami laba operasional vs laba bersih. Apa Itu Laba Operasional? Laba Operasional adalah laba yang dihasilkan dari kegiatan utama atau...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan
  2. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  3. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  4. Memahami Dunia Saham: Panduan Pengertian dan Cara Kerja untuk Pemula
  5. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  6. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  7. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?
  8. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  9. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  10. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu

TradingView Chart - TCID