Update: Rabu, 10 Juni 2026

TCID

PT. Mandom Indonesia Tbk.

Rp 2.830
0.00%
Volume
5 lot
MA 5
2.818
MA 20
2.834
RSI
47.87
High
2.830
Low
2.830
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.54%
Support (10d)
2.550
Resistance (10d)
2.980
Volume Trend (10d)
-61.5%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-2.41 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (47.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TCID saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.54%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.550, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.980.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.423 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar

Dalam analisis teknikal, kebanyakan trader percaya bahwa volume besar harus diikuti pergerakan harga yang besar. Jika volume membeludak, seharusnya harga naik atau turun secara signifikan. Namun, ada satu fenomena yang membalik logika ini: Absorption. Absorption adalah kondisi di mana terjadi volume yang sangat besar, tetapi harga hampir tidak bergerak. Ini adalah salah satu sinyal paling kuat dalam analisis teknikal lanjutan, khususnya dalam VSA (Volume Spread Analysis) dan order flow trading. Absorption mengindikasikan bahwa pemain besar (smart money) sedang aktif — mereka menyerap semua order yang masuk tanpa membiarkan harga bergerak. Apa Itu Absorption? Absorption adalah situasi di mana volume perdagangan sangat tinggi, tetapi spread (rentang harga high-low) sangat sempit dan harga penutupan (close) berada di tengah-tengah range atau tidak menunjukkan pergerakan berarti. Filosofi dasar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  2. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  3. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  4. Efek Overconfidence: Bahaya Tersembunyi di Balik Profit Berturut-turut
  5. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  6. Jembatan antara Utang dan Ekuitas: Memahami Rasio Konversi Obligasi Konversi
  7. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin
  8. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  9. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  10. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik

TradingView Chart - TCID