Update: Jumat, 22 Mei 2026

DSFI

PT. Dharma Samudera Fishing Industries Tbk.

Rp 78
+1.30%
Volume
16.968 lot
MA 5
82
MA 20
95
RSI
25.00
High
80
Low
72

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.64%
Support (10d)
72
Resistance (10d)
110
Volume Trend (10d)
-15.3%
Score
30
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-17.89 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (25.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9.643 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DSFI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.64%. Area support terdekat berada di sekitar Rp72, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp110.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 68 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan

Dalam analisis teknikal saham, pola Head and Shoulders sudah sangat terkenal sebagai pola pembalikan bearish di puncak tren naik. Namun, tahukah Anda bahwa pola ini juga memiliki versi terbalik yang justru memberikan sinyal beli yang sangat kuat? Pola itu adalah Inverse Head and Shoulders (atau sering juga disebut Head and Shoulders Bottom). Bentuknya terbalik dari versi klasik: kepala berada di bawah, bukan di atas. Pola ini adalah salah satu pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang paling dapat diandalkan dan paling dicari oleh para trader. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Inverse Head and Shoulders, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Inverse Head and Shoulders? Inverse Head and Shoulders adalah pola pembalikan bullish yang terbentuk...

Artikel menarik lainnya:

  1. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  2. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  3. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda
  4. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  5. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  6. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  7. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  8. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  9. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  10. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung

TradingView Chart - DSFI