Update: Jumat, 17 Juli 2026

KONI

PT. Perdana Bangun Pusaka Tbk

Rp 2.710
+1.12%
Volume
406 lot
MA 5
2.856
MA 20
2.670
RSI
48.12
High
2.830
Low
2.690
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
7.84%
Support (10d)
2.320
Resistance (10d)
3.340
Volume Trend (10d)
+33.8%
Score
40
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
21.52 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (48.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -74 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KONI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 7.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.320, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.340.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 2.320, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan

Dalam analisis investasi saham, beta adalah salah satu metrik paling populer untuk mengukur risiko. Namun, beta yang Anda lihat di layar aplikasi trading adalah beta yang sudah tercampur dengan efek utang perusahaan (levered beta). Masalahnya, ketika struktur modal perusahaan berubah, beta tersebut tidak lagi akurat. Di sinilah Hamada Equation berperan. Dikembangkan oleh Robert Hamada pada tahun 1972, persamaan ini memungkinkan investor untuk mengoreksi beta dengan memperhitungkan efek leverage keuangan. Dengan Hamada Equation, Anda bisa menghitung bagaimana perubahan utang akan mempengaruhi risiko saham. Artikel ini akan membedah Hamada Equation secara praktis, cara menggunakannya, serta bagaimana Anda sebagai investor bisa memanfaatkannya untuk keputusan investasi yang lebih tepat. Apa Itu Hamada Equation? Hamada Equation adalah persamaan yang menghubungkan unlevered beta (beta tanpa utang) dengan levered beta (beta dengan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  2. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  3. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  4. Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan
  5. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  6. Disposisi Effect: Mengapa Kita Cepat Jual Saham Profit, tapi Tahan Saham Rugi
  7. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  8. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  9. Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu
  10. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara

TradingView Chart - KONI